Karyawati melintas di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), beberapa waktu lalu. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
JAKARTA, investor.id – Sebagian besar analis memprediksi IHSG hari ini berpotensi menguat. Namun, waspada adanya potensi koreksi. Untuk itu, simak saham pilihan trading 18 Oktober dan target harganya.
Pada perdagangan Senin (17/10/2022), IHSG ditutup menguat sebesar 16 poin (0,24%) ke level 6.831. Sektor Kesehatan, bahan baku, energi, teknologi, sonsumer primer bergerak positif dan mendominasi kenaikan IHSG. Investor asing tercatat membukukan net sell di pasar regular sebesar Rp 492 milliar dan net buy di seluruh pasar sebesar Rp 2,40 triliun. Dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing adalah BBNI, GOTO, dan ARTO.
Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 30.185,82 (1,86%), NASDAQ ditutup 10.675,80 (3,43%), S&P 500 ditutup 3.677,95 (2,65%). Bursa saham Wall Street kompak menguat seiring rilis kinerja emiten di sektor perbankan. Beberapa emiten bank diuntungkan oleh suku bunga yang lebih tinggi.
Baca juga: Dibidik Perusahaan Keuangan Besar, Harga Saham Royalindo (INDO) Menuju Rp 250
Secara keseluruhan, suku bunga yang lebih tinggi mendorong pendapatan bunga bagi pemberi pinjaman per Kuartal III-2022. Pasar saham AS masih terperosok di pasar bearish setelah berjuang hingga September, yang secara historis merupakan bulan yang sulit. Tapi, kenaikan suku bunga Federal Reserve yang agresif bisa menjadi batu sandungan.
Saham di Asia-Pasifik diperdagangkan lebih tinggi pada Selasa (18/10/2022) setelah reli Wall Street semalam. Nikkei 225 naik 1,46% dan Topix bertambah 1,23%. Yen Jepang menyentuh 149,08 melawan dolar dan terakhir diperdagangkan di dekat 148,90. Kospi (Korea Selatan) 1,13% lebih tinggi dan Kosdaq naik 2,16%. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang bertambah 0,46%.
Di Australia, S&P/ASX 200 naik 1,27%. Reserve Bank of Australia diperkirakan akan merilis notulen rapat untuk pertemuan Oktober.  
Baca juga: Dikelilingi Sentimen Positif, Akankah IHSG Lari Kencang?
Melihat kondisi tersebut, para analis merekomendasikan beberapa pilihan saham untuk trading dan target harganya. Dimulai dari analis dari Mandiri Sekuritas yang memberikan saham pilihan, yaitu
PNBS
Rekomendasi: Speculative buy
Harga penutupan: 94 
Target harga: 99 
Stop loss/Reversal: 92                             
Support: 92 
Resistance: 99
BRMS
Rekomendasi: Speculative buy
Harga penutupan: 176 
Target harga: 184 
Stop loss/Reversal: 170                             
Support: 170 
Resistance: 184
BUMI
Rekomendasi: Speculative buy
Harga penutupan: 163 
Target harga:  169
Stop loss/Reversal: 159                             
Support: 159 
Resistance: 169
SMSM
Rekomendasi: Speculative buy
Harga penutupan: 1.420 
Target harga:  1.490
Stop loss/Reversal: 1.400                            
Support:  1.400
Resistance: 1.500
Baca juga : Harapan Soal Laporan Keuangan Perusahaan AS Mengangkat Wall Street
Sementara itu, Analis Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan beberapa saham pilihan yang bisa dicermati pada hari ini, yaitu
ARNA
Bukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 458,36 miliar per 30 September 2022.
Last Price: 885
PER; 10,57x
PBV:3,56x
Support: 855
Resistance: 940
Target harga: 670 (Short term) 590 (Long term)
Exit: 920 (Short term) 1.100 (Long term)
PTPP
Kontrak Baru PTPP Capai Rp 16,57 Triliun Hingga September 2022.
Last Price: 890
PER: 31,72x
PBV: 0,38x
Support: 845
Resistance: 930
Target harga: 850 (Short term) 1.100 (Long term)
Exit: 910 (Short term) 835 (Long term)
BBRI
Price: 4.300
Support: 4.240          
Resistance: 4.390
ANTM
Price: 1.805
Support: 1.775          
Resistance: 1.845
ADRO
Price: 3.960
Support: 3.890          
Resistance: 4.040
Baca juga: Grup Salim Masuk BUMI Hari Ini
Sedangkan Artha Sekuritas juga merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat dipantau pada perdagangan hari ini, yaitu
PTBA
Target Price: 4.340 – 4.400
Entry Level: 4.210 – 4.270
Stop Loss: 4.180
Mengalami koreksi dan uji level support.
SSMS
Target Price: 1.450 – 1.480
Entry Level: 1.350 – 1.380
Stop Loss: 1.330
Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan volume tinggi, Uji resistance terdekat.
AKRA
Target Price: 1.475 – 1.500
Entry Level: 1.395 – 1.420
Stop Loss: 1.385
Mengalami koreksi dan uji level support.
Baca juga: Pilarmas: IHSG Menguat, Simak Saham-saham Calon Jawara Hari Ini
Sementara itu, Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham-saham yang dapat disimak pada perdagangan hari ini, yaitu
TLKM
Kembali ke atas pivot 4300 dengan pola white marubozu  menjadi indikasi rebound lanjutan. Stochastic RSI  yang mulai bergerak naik dari oversold area diikuti penyempitan negative slope MACD mendukung indikasi tersebut.
Entry : >=4.300
Stop-loss : <4.190
Target : 4.500-4.550
Resistance : 4.500
Pivot : 4.300
Support : 4.230
TBIG
Cenderung tertahan di atas support 2530. Terbentuk golden cross pada Stochastic RSI diiringi MFI yang mulai naik dari oversold area menjadi sinyal awal rebound. Pivot breakout 2600, menjadi validasi sinyal tersebut.
Entry : >=2.540
Stop-loss : <2.460
Target : 2.700-2.750
Resistance : 2.850
Pivot : 2.600
Support : 2.460
EXCL
Bertahan di atas support 2370 seiring Stochastic RSI mulai bergerak naik dari oversold area diikuti penyempitan negative slope MACD. Potensi rebound lanjutan yang divalidasi jika pivot breakout 2450.
Entry : >=2.370
Stop-loss : <2.300
Target : 2.500-2.550
Resistance : 2.550
Pivot : 2.450
Support : 2.370
Baca juga: Phintraco Sekuritas: IHSG Lanjutkan Rebound, Fokus Saham-saham Blue Chip
MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dapat diperhatikan pada perdagangan hari ini, yaitu
ADMR – Buy on Weakness
ADMR ditutup menguat 1,5% ke 1,735 pada perdagangan kemarin (17/10) dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami perkirakan, posisi ADMR sudah berada di akhir wave y dari wave (y) dari wave [b], sehingga pergerakan ADMR berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [c].
Buy on Weakness: 1.685-1.710
Target Price: 1.800, 2.100
Stoploss: below 1.455
BBCA – Buy on Weakness
BBCA ditutup flat di 8,250 pada perdagangan kemarin (17/10) dan masih tertahan oleh Lower Band. Posisi BBCA diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c] dari wave B, sehingga BBCA berpeluang menguat terlebih dahulu.
Buy on Weakness: 8.200-8.250
Target Price: 8.375, 8.425
Stoploss: below 8.125
BRMS – Buy on Weakness
BRMS ditutup menguat signifikan 13,5% ke 176 pada perdagangan kemarin (17/10), penguatan BRMS pun telah break resistancenya dan diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Posisi BRMS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B), sehingga BRMS berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 163-173
Target Price: 200, 220
Stoploss: below 150
SRTG – Buy on Weakness
SRTG ditutup terkoreksi 3,3% ke level 2,360 pada perdagangan kemarin. Posisi SRTG kami perkirakan sedang berada di akhir wave [y] dari wave B, sehingga koreksi SRTG akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 2.250-2.330
Target Price: 2.550, 2.840
Stoploss: below 2.140
Baca juga: Artha Sekuritas: IHSG Menguat, Pantau Tujuh Saham Bakal Melaju
Sementara itu, BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan, yaitu
BBCA
Resistance : Rp 8.375, Rp 8.500, Rp 8.625, Rp 8.750.
Support: Rp 8.175, Rp 8.125, Rp 8.050, Rp 7.950.
Rekomendasi: BUY if break Rp 8.300
Target: Rp 8.375, Rp 8.500
Stop loss: di bawah Rp 8.125
ADMR
Resistance : Rp 1.780, Rp 1.840, Rp 1.900, Rp 1.950.
Support: Rp 1.700, Rp 1.670, Rp 1.635, Rp 1.570.
Rekomendasi: BUY IF BREAK Rp 1.735
Target: Rp 1.780, Rp 1.840
Stop loss: di bawah 1.630.
KLBF
Resistance : Rp 1.955, Rp 1.990, Rp 2.030, Rp 2.080.
Support: Rp 1.900, Rp 1.860, Rp 1.815, Rp 1.760.
Rekomendasi: AKUMULASI BUY
Target: Rp 1.990, Rp 2.010
Stop loss: di bawah Rp 1.860
HRUM
Resistance : Rp 1.670, Rp 1.695, Rp 1.740, Rp 1.820.
Support: Rp 1.640, Rp 1.615, Rp 1.570, Rp 1.490.
Rekomendasi: SPECULATIVE BUY
Target: Rp 1.675, Rp 1.685
Stop loss: di bawah Rp 1.550.
Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)
Sumber : Investor Daily
Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS
Berita Terkait
Sesi II, Mandiri Sekuritas Sebut Tiga Saham Ini Masuk Radar
IHSG Sesi II Kembali Bergerak Konsolidasi
Saham Sektor Teknologi Melonjak, IHSG Ditutup Menguat di Sesi I 
Mirae: IHSG Uji Resistance, Tiga Saham Pilihan Calon Cuan
Terpopuler
01
Ini Cara Pencairan Bantuan Subsidi Upah di Kantor Pos
Senin, 7 November 2022 | 21:36 WIB
02
Usai IPO, OneMed (OMED) Jajaki Peluang Akuisisi
Selasa, 8 November 2022 | 12:45 WIB
03
Giliran Indo Premier Sekuritas yang Kena Sanksi BEI
Rabu, 9 November 2022 | 07:55 WIB
04
Sesi II, Mandiri Sekuritas Sebut Tiga Saham Ini Masuk Radar
Rabu, 9 November 2022 | 13:00 WIB
05
Mantap! Tiga Saham Baru Langsung Masuk Deretan Saham Catat Untung Besar
Selasa, 8 November 2022 | 12:01 WIB
Terkini
Jasa Raharja dan Amazon Jalin Kerja Sama
Rabu, 9 November 2022 | 21:04 WIB
JPMorgan Asean Pilih Saham Indonesia dan Bank Paling Disukai untuk 2023 
Rabu, 9 November 2022 | 21:04 WIB
Tok! Yeloo (YELO) Kantongi Restu Right Issue 15,3 Miliar Saham
Rabu, 9 November 2022 | 20:53 WIB
Samudera Indonesia (SMDR) Ingin Lebih Kuat di Bisnis Logistik
Rabu, 9 November 2022 | 18:36 WIB
Beri Diaspora Loan, BNI Dukung UMKM Ekspansi di Inggris 
Rabu, 9 November 2022 | 18:26 WIB
Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved

source