SRAGEN – Lurah dan kepala desa (kades) di Bumi Sukowati kini tersenyum lebar. Setelah menerima motor dinas baru dariBupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Simbolisasi penyerahan dilakukan di Stadion Taruna, usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10).
Tercatat 208 unit motor dinas baru varian Yamaha Nmax 155, diberikan kepada ratusan lurah dan kades se Kabupaten Sragen. Termasuk sejumlah mobil Toyota Avanza yang dihibahkan kepada Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Desa Paroki, Bamak, serta Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Sragen.
Selain itu, juga diberikan enam unit ambulans kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dan puskesmas. Yuni (sapaan akrab Kusdinar Untung Yuni Sukowati) menjelaskan, baru tahun ini bisa memberikan motor dinas baru kepada para kades dan lurah. Karena motor dinas lama sudah tidak layak dan nilai asetnya habis.
“Harusnya tahun lalu, tetapi situasi tidak mendukung karena pandemi Covid-19. Soal warnanya, karena saya suka warna merah. Supaya memberi kesan mendalam bagi para kades dan lurah,” ungkapnya.
Yuni juga bersyukur pemkab bisa menghibahkan kendaraan operasional bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas). Satu unit mobil tersebut, senilai Rp Rp 225 juta. Selain itu, bantuan ambulans masing-masing satu unit untuk Puskesmas Plupuh , Puskesmas Sragen Kota, dan Puskesmas Gemolong. Sedangkan Puskesmas Masaran dan Puskesmas Kedawung, masing-masing menerima dua unit.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sragen Hiladawati Aziroh menjelaskan, satu unit motor dinas bagi lurah dan kades senilai Rp 31.150.000. Sedangkan anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan hampir menyentuh Rp 6 miliar.
Sementara itu, baru 140 unit motor dinas yang diserahkan untuk 17 kecamatan, kemarin. Sedangkan tiga kecamatan lainnya, yakni Sidoharjo, Masaran, dan Tanon akan diserahkan secara bertahap.
“Motor dinas itu bisa dihibahkan ke desa. Demikian pula untuk mobil operasional ormas. Namun untuk mobil UPPD, statusnya pinjam pakai. Sedangkan untuk ambulans di DKK dan puskesmas, tetap jadi aset Pemkab Sragen,” tandas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sragen Dwiyanto. (din/fer)
SRAGEN – Lurah dan kepala desa (kades) di Bumi Sukowati kini tersenyum lebar. Setelah menerima motor dinas baru dariBupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Simbolisasi penyerahan dilakukan di Stadion Taruna, usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10).
Tercatat 208 unit motor dinas baru varian Yamaha Nmax 155, diberikan kepada ratusan lurah dan kades se Kabupaten Sragen. Termasuk sejumlah mobil Toyota Avanza yang dihibahkan kepada Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Desa Paroki, Bamak, serta Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Sragen.
Selain itu, juga diberikan enam unit ambulans kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dan puskesmas. Yuni (sapaan akrab Kusdinar Untung Yuni Sukowati) menjelaskan, baru tahun ini bisa memberikan motor dinas baru kepada para kades dan lurah. Karena motor dinas lama sudah tidak layak dan nilai asetnya habis.
“Harusnya tahun lalu, tetapi situasi tidak mendukung karena pandemi Covid-19. Soal warnanya, karena saya suka warna merah. Supaya memberi kesan mendalam bagi para kades dan lurah,” ungkapnya.
Yuni juga bersyukur pemkab bisa menghibahkan kendaraan operasional bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas). Satu unit mobil tersebut, senilai Rp Rp 225 juta. Selain itu, bantuan ambulans masing-masing satu unit untuk Puskesmas Plupuh , Puskesmas Sragen Kota, dan Puskesmas Gemolong. Sedangkan Puskesmas Masaran dan Puskesmas Kedawung, masing-masing menerima dua unit.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sragen Hiladawati Aziroh menjelaskan, satu unit motor dinas bagi lurah dan kades senilai Rp 31.150.000. Sedangkan anggaran yang digelontorkan untuk pengadaan hampir menyentuh Rp 6 miliar.
Sementara itu, baru 140 unit motor dinas yang diserahkan untuk 17 kecamatan, kemarin. Sedangkan tiga kecamatan lainnya, yakni Sidoharjo, Masaran, dan Tanon akan diserahkan secara bertahap.
“Motor dinas itu bisa dihibahkan ke desa. Demikian pula untuk mobil operasional ormas. Namun untuk mobil UPPD, statusnya pinjam pakai. Sedangkan untuk ambulans di DKK dan puskesmas, tetap jadi aset Pemkab Sragen,” tandas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Sragen Dwiyanto. (din/fer)
Penerbit : PT Surakarta Intermedia Pers
Alamat : Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 37 Surakarta