Metrobanten – Kementerian Kesehatan mengelar pameran Inovasi Teknologi kesehatan yang resmi dibuka oleh Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin pada Kamis (3/11) di ICE BSD, Tangerang. Pameran akan berlangsung selama 3 hari hingga tanggal 5 November mendatang.
Pameran ini menampilkan 469 booth yang mencerminkan inovasi dan teknologi kesehatan karya anak bangsa.
Pameran  ini diikuti oleh 118 industri alat kesehatan dan 24 industri perbekalan kesehatan rumah tangga, 34 industri farmasi dan bahan baku, 25 industri usaha pengobatan tradisional, 11 industri kosmetik dan 9 industri nakanan, 11 organisasi profesi, 13 rumah sakit vertikal.
5 penyelenggara sistem elektronik farmasi, poltekekes, BPOM, BUMN, dinas kesehatan, Kemenperin, Kominfo, serta program unggulan kesehatan.
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Lucia Rizka Andalucia, Apt, M.Pharm, MARS mengatakan pameran bangga produk inovasi dan teknologi Kesehatan untuk mendukung transformasi kesehatan yang kami selenggarakan khususnya pada pilar transformasi ketiga.
”Pameran tahun ini menampilkan inovasi produk kesehatan karya anak bangsa sekaligus kebangkitan industri Farmasi dan alat kesehatan yang begitu besar kemajuannya setelah kita semua mengatasi pendemi covid-19,” ujar Dirjen Rizka.
Pada moment yang sama, juga dilaksanakan aktivitas Business matching, yang mempertemukan para pelaku bisnis untuk mengembangkan bisnis dan membuka peluang investasi industri dalam negeri.
”Dilakukan penyerahan SPP bahan baku dari BPOM ke industri farmasi yang sudah lakukan change source dari Bahan baku obat import ke bahan baku lokal,” tambah Dirjen Rizka.
Selama pameran, juga dilakukan talkshow dengan narasumber dari industri farmasi dan alat kesehatan, pelaku usaha telekonsultasi kesehatan, dan para ahli di bidang kesehatan. Peluncuran inovasi mulai dari Peluncuran Kamus Farmasi dan Alat Kesehatan, INA CBGs, dan sebagainya.
Sekaligus juga dilakukan pemberian penghargaan untuk setiap pilar transformasi kesehatan, mulai dari penghargaan bagi stakeholder yang mendukung GERMAS, penghargaan karya anak bangsa inventor di bidang farmasi dan alat kesehatan, hingga penghargaan tenaga kesehatan teladan.
Tema peringatan HKN ke-58 tahun 2022 adalah ”Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku” yang menggambarkan semangat kuat ketika jatuh dalam kondisi terpuruk dari pandemi COVID-19 dengan berusaha untuk segera pulih dan bangkit dari pandemi COVID-19.
Selain itu, kebangkitan ini juga menjadi refleksi untuk dapat bertahan agar tidak kembali terpuruk dalam kondisi serupa di masa mendatang.
Frase kedua dalam tema yang diangkat pada peringatan HKN ke-58 tahun 2022 ini menggambarkan visi atau harapan terhadap upaya kebangkitan yang telah dilakukan oleh semua komponen bangsa dengan tujuan mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan.
Pelaksanaan peringatan HKN ke-58 terdiri dari serangkaian kegiatan, seperti seminar ilmiah nasional dan internasional, kegiatan olahraga dan lomba, pengabdian masyarakat, ziarah/tabur bunga, pameran, upacara, dan public health fair. (*)
Your email address will not be published. Required fields are marked *





Email  : metrobanten2017@gmail.com
Telp     : (021) 55712019

source