04 November 2022 Jam 07:56:39 Cinthia Kesehatan 33 kali
BALIKPAPAN-Gubernur Kaltim diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Sri Wahyuni membuka Rakat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), sekaligus melaunching Pelajar Penting Peduli Stunting yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim secara luring dan daring di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Jumat (4/11/2022).
Sri Wahyuni mengapresiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim termasuk kepala sekolah, para guru yang peduli stunting, dengan harapan melalui rakor ini mampu saling memberikan informasi dengan tujuan untuk menetapkan dan memantapkan peran dan tanggung jawab dinas instansi terkait yang tergabung dalam tim pembina dan tim teknis UKS Provinsi Kaltim Tahun 2022.
“Salah satu fokus kita adalah memaksimalkan pendidikan kesehatan melalui UKS (Usaha Kesehatan Sekolah). Ini penting dilakukan karena sekolah merupakan bagian dari tatanan masyarakat, siswa dan semua pihak di sekolah adalah satu kesatuan komunitas yang perlu dibina dari segi kesehatan. Dan yang sangat penting adalah harus ada agen perubahan dalam mengimplementasikan UKS sehat di sekolah,” kata Sri Wahyuni.
Pemerintah berharap dalam program peningkatan peran UKS dapat terus terlibat bukan hanya kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, serta peserta didik. Tapi juga harus ada keterlibatan komite sekolah, masyarakat setempat dan puskesmas.
“Oleh karena itu, kita harapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Serta menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis peserta didik,” tandas Sri Wahyuni.
Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Dr Bonivasius Prasetya Lethtiarto mengatakan program dalam penurunan stunting terus dilakulan walaupun begitu jangan sampai target penurunan 14 persen tercapai, tetapi muncul lagi kasus yang baru, jika anak-anak remaja tidak paham bahaya stunting.
“Jadi kegiatan kita ini lebih kepada preventif pencegahan jangan sampai nanti setelah 14 persen tercapai muncul lagi, karena mereka tidak paham akan ancaman stunting. Oleh karena itu, semua harus direncakan, artinya pernikahan harus direncanakan, kehamilan harus direncanakan. Kita punya program elektronik siap nikah, siap hamil untuk calon pengantin. Mereka yang akan menikah akan dicek lingkar lengannya, kesehatannya baik yang laki maupun perempuan. Kalau memang belum siap hamil maka harus ditunda, dan pernikahannya masih diperbolehkan,” papar Bonivasius Prasetya Lethtiarto.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Muhammad Kurniawan mengatakan UKS merupakan suatu program yang sangat penting dalam mewadahi para pelajar agar bisa menjaga kesehatan, sehingga terwujud pelajar yang sehat lahir dan batin dan membebaskan Kalimantan Timur dari stunting.
“Kita harapkan SDM Kaltim semakin berkualitas untuk membangun Provinsi Kaltim yang kita cintai,” kata Kurniawan.
Pembukaan Rakor dan Sosialisasi UKS ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekdaprov Kaltim sementara launching Pelajar Penting (Peduli Stunting) ditandai dengan penyerahan logo pelajar penting peduli stunting dari Deputi Pengendalian Penduduk BKKBN RI Bonivasius Prasetya Lethtiarto kepada Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni. (mar/sul/adpimprov kaltim)
14 Agustus 2013 Jam 00:00:00
Kesehatan
25 April 2013 Jam 00:00:00
Kesehatan
14 Februari 2013 Jam 00:00:00
Kesehatan
08 September 2021 Jam 22:30:48
Kesehatan
17 Maret 2021 Jam 16:36:17
Kesehatan
14 Mei 2020 Jam 00:07:23
Kesehatan
04 November 2022 Jam 07:56:39
Kesehatan
04 November 2022 Jam 07:54:00
Informasi dan Komunikasi
04 November 2022 Jam 07:46:00
Agama
04 November 2022 Jam 07:40:22
Kegiatan Pemerintah
04 November 2022 Jam 07:35:52
Kegiatan Silaturahmi
06 Januari 2014 Jam 00:00:00
Pertanian dan Ketahanan Pangan
11 September 2019 Jam 23:31:22
Pendidikan
08 April 2013 Jam 00:00:00
Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri
30 Juli 2021 Jam 22:44:50
Sosialisasi Masyarakat
26 Oktober 2018 Jam 08:10:25
Produk K-UKM
28 September 2018 Jam 19:01:36
Pemerintahan
21 April 2022 Jam 09:36:51
Komunikasi dan Informatika
16 September 2019 Jam 22:47:02
Kerjasama Pemerintahan
23 September 2013 Jam 00:00:00
Kesehatan
24 Januari 2017 Jam 00:00:00
Prestasi