Positivity Rate Covid-19 Capai 15,98%, Ini Penjelasan Kemenkes|Penyebar Ancaman Bom Konser NCT 127 di ICE BSD Buka Suara|Apa, sih, Bedanya TV Digital dan Analog? Ini Penjelasannya
Kamis, 3 November 2022 | 15:05 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Jakarta, Beritasatu.com– RS Kanker Dharmais dan Roche Indonesia bekerja sama untuk memperbaiki penanganan kanker di Indonesia dengan program tele-mentoring ECHO (Extension for Community Healthcare Outcomes). RS Dharmais dan Roche juga menggandeng Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK-UI), Himpunan Perawat Onkologi (HIMPONI), Tata Memorial Centre, India dan Project ECHO, University of New Mexico, Amerika Serikat (AS).
“Jadi kanker ini merupakan penyakit yang menyebbabkan kasus kematian tinggi. Dengan ada rujukan, kita kolaborasi dengan data, kita bisa mendukung upaya transformasi yang dilakukan Kemenkes. Kita tahu fokus dari Kemenkes adalah penyakit katastropik yang menyumbang pembiayaan tertinggi, salah satunya adalah kanker,” kata Direktur Fasilitas Layanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aswan Usman di Jakarta, Kamis (3/11/2022).
Tahapan penting dimulai dengan peluncuran telementoring ECHO pada RS Dr Sardjito sebagai hub baru setelah sebelumnya Dharmais; dimulainya telementoring ECHO sebagai bagian dari Pelatihan Keperawatan Onkologi Dasar; dimulainya pembelajaran untuk 31 orang penerima beasiswa perawat spesialis onkologi di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia; serta dimulainya pembelajaran untuk 25 orang peserta program Navigator Pasien Kanker di Tata Memorial Center India.
Tiga fokus utama dalam kemitraan ini meliputi program tele-mentoring ECHO, penguatan tenaga perawat onkologi melalui beasiswa dan pelatihan, serta implementasi program Navigator Pasien Kanker (Napak).
Presiden Direktur PT Roche Indonesia Ait-Allah Mejri mengatakan pencapaian ini adalah hasil dari upaya kreasi bersama yang sangat intens antara Roche dan berbagai institusi kunci yang terlibat, dan diharapkan akan mengarah pada pemberian penanganan terbaik-dalam-praktik kepada masyarakat yang kurang terlayani di Indonesia.
“Kami menganggap bahwa kesenjangan nasional dalam penyedia layanan kesehatan yang terampil merupakan halangan utama untuk memberikan penanganan kanker yang merata dan berkualitas tinggi. Kami percaya bahwa mengambil tanggung jawab sebagai mitra sistem kesehatan dan pemerintah Indonesia sama pentingnya dengan inovasi ilmiah,” tambahnya.
Project ECHO merupakan model telementoring inovatif yang menghubungkan tenaga kesehatan di daerah (disebut dengan “spoke”) dengan spesialis/ahli di pusat rujukan (disebut dengan “hub”) sehingga pasien bisa ditangani di daerah tanpa harus selalu dirujuk.
Berlangsung sejak tahun 2021, Program ECHO menargetkan untuk mendirikan 10 hub layanan kanker yang tersebar di wilayah Indonesia bagian barat hingga timur dengan partisipasi lebih dari 100 rumah sakit (spokes) pada tahun 2024.
“Sebenarnya RS Kanker Dharmais sudah melatih banyak sekali perawat onkologis di daerah-daerah. Jadi RSUD juga sudah memiliki satu atau dua perawat seperti itu yang nanti di daerahnya bisa mentransfer knowledgena kepada tteman-teman. Tetapi secara formal, hal itu harus dikuatkan supaya standard dari ilmu itu jadi lebih kuat lagi,” tambah Direktur Utama RS Kanker Dharmais, Soeko W. Nindito.
RS. Kanker Dharmais menjadi hub pertama di Indonesia yang menaungi berbagai rumah sakit di daerah. Hingga tahun 2022, program telementoring ECHO telah diterapkan dalam 3 fokus area yakni kanker anak, kanker payudara serta deteksi dini kanker payudara.
Khusus untuk deteksi dini kanker payudara, program ini menggandeng Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) untuk para kader kesehatan dan bidan dua Puskesmas di daerah Kabupaten Tangerang. Program ECHO telah menjangkau lebih dari 240 tenaga kesehatan yang berada di 23 rumah sakit di berbagai daerah di Indonesia.
RSUP dr Sardjito Yogyakarta akan mengikuti Langkah RS Dharmais untuk menjadi hub kedua bagi rumah sakit daerah di area Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. RSUP dr Sardjito akan memulai program ECHO pada 4 November 2022 dengan fokus pada kanker payudara. Sesi pertama ditargetkan untuk diikuti kurang lebih 70 peserta dari 11 rumah sakit daerah dan 12 rumah sakit vertikal.
Saksikan live streaming program-program BTV di sini
Sumber: BeritaSatu.com
Vaksin bivalen disebut menjadi terobosan baru dalam pengendalian Covid-19, tapi, apa itu vaksin bivalen? Apa bedanya dengan vaksin Covid-19 yang sudah ada?
Enavogliflozin adalah obat diabetes baru dalam kelas inhibitor SGLT-2 yang dikembangkan Daewoong untuk pertama kalinya di Korea Selatan.
APMI meminta agar masyarakat bijak menyikapi kasus konser “Berdendang Bergoyang” di Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu
Kerumunan massa dapat memunculkan dampak psikologis tertentu pada manusia, salah satunya adalah timbulnya rasa panik.
Karakter si Unyil dalam serial televisi akan menjadi nada sambung pribadi Telkomsel, Nada Sambung Pribadi 1212 (NSP 1212) yang dikelola oleh Melon Indonesia.
Tech startup lokal Pacmann merilis laporan mengenai percakapan warganet mengenai isu macet di media sosial Twitter di Indonesia.
Meskipun punya peluang sembuh, biaya pengobatan kanker ternyata bisa menghabiskan ratusan jutaan hingga miliaran rupiah.
Mulan Jameela membagikan momen wisudanya melalui sebuah unggahan foto di akun Instagram pribadinya.
Beyond Aesthetic hadir untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat klinik estetika medis yang unggul, aman, dan memadai.
Bubarnya Leslar Entertaiment yang didirikan pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar membuat sejumlah pihak mengaitkan dengan kebangkutan pasangan tersebut.
 
NEWSLETTER
 
NEWSLETTER

source