Sukadana, InfoPublik – Pemkab Kayong Utara bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan mitra kerja Komisi IX DPR RI terus berupaya dalam melakukan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Upaya yang telah dilakukan salah satunya adalah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.
Hal ini disampaikan Bupati Kayong Utara, Citra Duani saat membuka Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI, di Aula Istana Rakyat, Sukadana, pada Rabu (13/10/2022).
“Dimana untuk di tingkat kabupaten, Wakil Bupati di tetapkan sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, di tingkat kecamatan dipimpin oleh Camat, dan di tingkat desa dipimpin oleh Ketua TP PKK desa,” kata Citra.
Kemudian, upaya lain juga dilakukan melalui rapat koordinasi Rembuk Stunting di tingkat kabupaten, kecamatan, sampai tingkat desa dan penandatangan komitmen bersama pihak-pihak yang terkait dalam pelaksanaan program.
“Melakukan pembentukan Tim Audit Kasus di tingkat kabupaten yang melibatkan Tim Pakar yang terdiri dari Dokter Spesialis Kandungan, Psikolog, dan Akademisi di Bidang Gizi,” terang Citra.
Bupati Citra menyebut, pelaksanaan pendampingan keluarga juga dilakukan pada calon pengantin, ibu hamil, dan Ibu menyusui oleh Tim Pendamping Keluarga yang ada di desa yang terdiri dari tenaga kesehatan, PKK desa dan kader keluarga berencana.
“Prevalensi stunting di Kabupaten Kayong Utara berdasarkan laporan elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) sampai bulan September 2022 adalah 22,71% dari 5499 data balita yang di input,” ungkapnya.
Dia menambahkan, Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kayong Utara juga melakukan rapat kerja terkait evaluasi dan program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting yang telah dilakukan di daerahnya.
Menurutnya, hal tersebut untuk menjamin agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan tentang program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting secara lengkap, benar dan berkelanjutan.
Untuk itu, Bupati Kayong Utara ini berharap, perlunya kerjasama dan sinergitas yang baik, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah serta peran masyarakat yang ada di desa, serta kelompok-kelompok yang tergabung dalam program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting.
“Seperti kader bina keluarga balita, bina keluarga remaja, bina keluarga lansia serta posyandu dapat di tingkatkan dan di bina secara terus menerus, karena selama ini kader-kader kesehatan yang ada di desa-desa tersebut sangat berperan dan menjadi ujung tombak dalam berbagai program pembangunan yang di lakukan pemerintah khususnya di bidang kesehatan,” ujar Citra Duani. (MC Kab. Kayong Utara/agung/lee/toeb)
53 Kali
Copyright © 2018 InfoPublik. All rights reserved.