“Sebenarnya bicara kesehatan tradisional itu programnya sudah ada sejak 2018, namun dalam hal ini yang menjalankan program tersebut adalah puskesmas-puskesmas di tingkat kecamatan di seluruh kabupaten dan kota,” kata Yuanita Ananda saat diwawancarai Bithe.co.
BITHE.co – Pelayanan kesehatan tradisional telah diakui keberadaannya sejak dahulu kala dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam upaya preventif, promotif, kuratif dan rehabilitatif. 
Seperti yang dikutip di kesmas.kemkes.go.id, dimana hingga saat ini pelayanan kesehatan tradisional terus berkembang sesuai dengan kemajuan teknologi disertai dengan peningkatan pemanfaatannya oleh masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk menggunakan dan mengembangkan pelayanan kesehatan tradisional  dan pemerintah mempunyai kewajiban untuk melakukan penapisan, pengawasan, dan pembinaan yang baik sehingga masyarakat  terhindar dari hal-hal yang merugikan akibat informasi yang menyesatkan atau pelayanan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Aceh, dr Yuanita Ananda mengatakan bahwa pada prinsipnya dalam melakukan transformasi kesehatan tradisional mereka hanya melakukan pendampingan, pembinaan dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.
“Sebenarnya bicara kesehatan tradisional itu programnya sudah ada sejak 2018, namun dalam hal ini yang menjalankan program tersebut adalah puskesmas-puskesmas di tingkat kecamatan di seluruh kabupaten dan kota,” kata Yuanita Ananda saat diwawancarai Bithe.co.
Dalam transformasi kestrad, kata Yuanita, Dinkes Aceh mencoba mempromosikan penggunaan tanaman herbal kepada masyarakat lewat pendampingan tenaga kesehatan puskesmas.
“Seperti pada awal tahun itu kita ada anggaran untuk program ASMAN TOGA, dimana kita memicu masyarakat untuk menanam tanaman obat keluarga dengan didampingi teman-teman puskesmas dengan harapan apabila ada keluarga yang sakit ringan tidak harus ke puskesmas tetapi bisa mengonsumsi tanaman-tanaman di halaman rumahnya,” katanya.
© BITHE.co, hak cipta dilindungi Undang-undang.

source