KLIKANGGARAN – Pemerintah terus berupaya meningkatkan ekspor melalui pembukaan pasar ekspor. Salah satunya melalui pameran business to business internasional, Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37. Pameran perdagangan ini diikuti oleh lebih dari 795 pelaku usaha dan 2.800 buyers dari 176 negara secara hybrid. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, hadir mendampingi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dalam acara pembukan pameran.
Pembukaan Trade Expo Indonesia ke 37 diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Rabu (19/10) lalu. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan global semakin baik. Presiden meyakini pada kuartal ketiga tahun 2022 ekonomi nasional masih tumbuh di atas 5% atau di atas 5,4%. Lebih lanjut Presiden menekankan pentingnya bekerja keras secara detail di tengah kondisi saat ini.
Trade Expo Indonesia – Digital Edition (TEI-DE) 2021 merupakan ajang pameran dagang internasional. Pameran dagang ini menampilkan produk-produk andalan Indonesia kepada para pembeli dari mancanegara.
Baca Juga: Hari Santri Nasional 2022, Santri Itu Harus Menjadi Seperti Matahari, Pohon, dan Air
Dengan tema “Strengthening Global Trade for Stronger Recovery”, pameran TEI kembali hadir di tahun 2022. Pameran diselenggarakan pada tanggal 19 – 23 Oktober 2022 di ICE BSD City (Offline). Sementara secara daring dilaksanakan pada 19 Oktober hingga 19 Desember 2022 (online interactive).
TEI 2022 ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama para stakeholder terkait. Pameran dagang mendorong tujuh sektor unggulan yakni manufaktur, fesyen dan aksesori, serta perawatan kesehatan dan kecantikan. Selain itu adalah makanan dan minuman, peralatan medis, perabotan dan dekorasi rumah, serta digital dan layanan.
Kemendag menargetkan, transaksi dalam pameran internasional TEI 2022 ke 37 dapat mencapai US$10 miliar atau sekitar Rp154,8 triliun (asumsi kurs Rp15.480). Target tersebut jauh di atas nilai transaksi prospektif yang diraup dari TEI-DE tahun lalu, yang mencapai US$3,5 miliar atau setara Rp50,3 triliun.
Baca Juga: Hari Santri Nasional, Adakah yang Lebih Indah dari Air Mata Ibunda?
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi, mengatakan, Kemendag optimistis TEI tahun ini transaksinya bisa mencapai US$10 miliar. Optimisme tersebut juga dibuktikan dengan antusiasme buyers yang telah mendaftar (registered buyers). Sampai saat ini, tercatat 1.765 buyers dari 91 negara akan berpartisipasi di gelaran TEI ke-37.
Editor: Kitt Rose
Danau Mahalona No. 63, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta 10210

082113824931
klikanggaran.redaksi@gmail.com
©2022 ProMedia Teknologi

source