PR DEPOK – Makanan hasil fermentasi, tempe mengandung sejumlah zat yang dibutuhkan manusia, seorang praktisi kesehatan kerja dan industri nutrisi Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, menjelaskan terkait kandungan prebiotik dan probiotik dalam tempe yang bagus untuk tubuh.
“Peran tempe ini baik banget, karena selain bisa menjadi prebiotik, juga ada fermented-nya bisa jadi probiotik sekaligus atau simbiotik dan ini jadi pangan fungsional yang lagi ngetren sekarang ya,” kata Ray seperti dikutip PikiranRakyat-Depok.com dari Antara.
Ia menjelaskan bahwa makanan yang melalui proses fermentasi mengandung banyak bakteri baik atau probiotik. Bakteri inilah yang kemudian mengumpulkan zat-zat aktif yang bisa dipakai untuk makanan otak.
Baca Juga: Input Data KTP di Link Ini untuk Cek Penerima BPNT Oktober 2022 dan Cairkan Sembako Rp200.000
Sedangkan prebiotik adalah asupan makanan yang berguna untuk menunjang pertumbuhan bakteri baik tersebut, tempe merupakan salah satu makanan yang mengandung keduanya bakteri baik tersebut yaitu probiotik atau prebiotik.
Menurut Rey tempe dapat mencegah stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak balita. Yang mana kondisi tersebut disebabkan oleh kurangnya asupan probiotik dan prebiotik yang berfungsi dalam proses pertumbuhan anak.
Probiotik pada anak yang mengalami stunting tidak berkembang dengan baik, jelas Rey, sehingga otak tidak menerima makanan untuk perkembangan kognitifnya.
Baca Juga: 5 Drama Korea Terbaik Oktober 2022 Versi Viki, Cocok untuk Temani Akhir Pekan
“Anak-anak stunting nanti bisa dicegah sebelum jadi stunting. Jadi begitu anak sudah mengalami pertumbuhan terganggu di tiga bulan berturut-turut, itu peran pre dan probiotik itu bagus banget untuk menjaga supaya dia enggak jadi stunting,” terangnya.
Editor: Dini Novianti Rahayu
Sumber: ANTARA

PT Kolaborasi Mediapreneur Nusantara
Jl. Asia Afrika No. 75
Bandung – Jawa Barat, 40111, Ph. 022-4241600
Email: prmnnewsroom@pikiran-rakyat.com
©2022 Pikiran Rakyat Media Network

source