STORY
BERITA UNS
PEMILU 2024
EKSPEDISI PANGAN 2022
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyatakan yang perlu diwaspadai di Sragen yakni bencana angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
SOLOPOS.COM – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati (kiri) mengecek peralatan kebencanaan yang digelar setelah apel di halaman setda Sragen. (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN–Sebanyak 650 personel diapelkan dalam kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Rabu (26/10/2022).
Ratusan personel yang terlibat dalam kebencanaan itu siap menghadapi potensi bencana angin kencang, banjir, dan tanah longsor di Kabupaten Sragen.
PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyiapkan anggaran belanja tak terduga (BTT) mencapai Rp10 miliar pada 2022 untuk penanganan dampak bencana alam tersebut.
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjadi pembina dalam apel tersebut. Apel itu diikuti unsur sukarelawan kebencanaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, pramuka, Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, PMI, PLN, kepala desa, lurah, dan seterusnya.

Baca Juga: Air Sungai Ngrowo di Sragen Meluap, 17 Rumah Kebanjiran
“Yang diwaspadai angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Sekarang hampir setiap sore hujan dan semoga bencana angin kencang yang melanda 8 Oktober 2022 lalu tidak terulang lagi karena ada 85 pohon yang tumbang, rumah rusak, sekolah, puskesmas, dan gedung DPRD juga ikut rusak. Yang rusak parah bisa dibiayai dari belanja tak terduga itu, terutama sekolah, puskesmas, dan DPRD,” jelas Bupati saat ditemui Solopos.com, Rabu pagi.
Yuni, sapaan akrab Bupati, semua tim kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi sudah siap. Yuni sempat mengecek perlengkapan dan armada yang digunakan dalam penanganan bencana alam.
Yuni menyatakan bagi sukarelawan kebencanaan yang belum lengkap peralatannya akan mendapat bantuan peralatan, seperti sukarelawan KWS, Santana, dan sukarelawan lainnya. Yuni meminta Kepala Pelaksana BPBD Sragen Agus Cahyono untuk mengajukan proposal.
“Ayo semia warga Sragen waspada dan cegah dini. Pahami betul kondisi lingkungan masing-masing. Saya sudah minta pohon-pohon yang rawan tumbang dipangkasi. Anggaran dari BTT minimal dianggarkan Rp2 miliar per tahun. Khusus tahun ini ada Rp10 miliar,” jelasnya.

Baca Juga: BPBD Sragen Minta Camat di Wilayah Aliran Bengawan Solo Waspada
Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Agus Cahyono, mengungkapkan BPBD mengajukam dana Rp600 juta dari dana BTT untuk memperbaiki sekolah, puskesmas, dan DPRD. Semua sudah disurvei. Bantuan itu, kata dia, disesuaikan dengan kebutuhan anggaran untuk kerusakan.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sragen Finuril Hidayati menambahkan untuk rumah-rumah yang terdampak bencana alam angin kencang sudah didata dan akan dibantu dana rehab Rp5 juta berdasarkan skala prioritas. Dia mengatakan sumber dananya diambilkan dari dana Matra mengingat masih ada Rp1 miliaran.
“Dana Matra itu merupakan dana iuran sukarela dari para aparatur sipil negara (ASN). Sekarang tim UPTPK masih memilah untuk skala prioritas dalam penentuan bantuan,” katanya.
Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Survei The Nature Conservacy pada 2019 memperkirakan ada sekitar 12-19 macan tutul Jawa di Gunung Muria dan hutan lindungnya dipercaya masih menjadi habitat harimau Jawa.

Kecelakaan lalu lintas melibatkan satu unit mobil dan dua truk terjadi di ruas jalan raya Jogja-Solo tepatnya simpang tiga Gondang, Kecamatan Jogonalan, Rabu (26/10/2022) sore.
Museum Radya Pustaka Solo sebagai museum tertua di Indonesia telah melalui perjalanan panjang selama 132 tahun menyesuaikan perubahan zaman.
Petugas teknis Disdik Solo untuk proyek pembangunan SDN Bayan, Kadipiro, Banjarsari, menjelaskan penyebab lambat pengerjaan proyek yang didanai APBD Solo 2022 itu.
Museum Radya Pustaka Solo yang pada 2022 ini genap berusia 132 tahun merayakan dengan berbagai kegiatan salah satunya menggelar pertunjukan gending kepatihan dan wayang gedhog.
Rhapsody Nusantara yang digelar di Diamond Solo Convention Hall untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10/2022), akan diikuti 100-an pegiat seni dan budaya.
Pengamat politik menilai sanksi DPP PDIP untuk Ganjar Pranowo dan FX Hadi Rudyatmo alias Rudy justru akan berdampak positif pada elektabilitas Ganjar jika maju sebagai capres 2024.
Keluarga korban dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) suami bunuh istri di Gladagsari, Boyolali, minta pelaku dihukum mati.
Dishub Solo sudah menyiapkan skenario untuk situasi darurat jangan sampai kendaraan prioritas seperti ambulans dan damkar saat CFD di Jl Slamet Riyadi.
Korban dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) suami bunuh istri di Gladagsari, Boyolali, sering mendapatkan tindak kekerasan dari suaminya.
Daftar 5 pasar tradisional di Sukoharjo yang telah menerapkan program Pasar Go Digital.
Desa yang menyelenggarakan Pilkades dengan hanya dua cakades tingkat partisipasi pemilih nya tinggi ketimbang yang lebih dari itu. Sementara Pilkades yang diikuti cakades suami istri rendah tingkat partisipasi pemilihnya
Sejumlah pengurus PDIP Solo bungkam terkait sanksi keras yang diberikan DPP PDIP kepada Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo alias Rudy.
Pemkab Sukoharjo meresmikan lima pasar tradisional yang menggunakan sistem penjualan secara digital atau Pasar Go Digital.
Bangunan candi diperkirakan pernah berdiri Di wilayah Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom.
Jumlah pedagang di car free sunday (CFS) Wonogiri mengalami pengurangan.
Copyright © 2007-2022, Solopos Digital Media – Panduan Informasi & Inspirasi. All rights reserved.

source