TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Sejumlah Guru Pendidikan Agama Islam Kota Makassar datang menemui Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi Djamal.
Pertemuan berlangsung di Swissbell Hotel Makassar, Ahad (16/10/2022).
Para guru-guru itu datang menceritakan kondisi Guru Pendidikan Agama Islam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Salah satu hal yang dibicarakan adalah terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Sulsel.
Ashabul Kahfi mengatakan, guru-guru itu menceritakan suka duka menjadi guru agama Islam.
Salah satunya kurangnya guru pendidikan Agama Islam di Kota Makassar dan beberapa daerah Sulsel.
Hal itu membuat beban mengajar guru pendidikan Agama Islam bertambah.
“Mereka bercerita merasa seperti anak tiri dalam dunia pendidikan. Contohnya dalam sepekan ada guru agama Islam harus menghadapi 33 jam dikarenakan kurangnya tenaga pendidik baik honorer maupun ASN untuk formasi guru agama Islam,” kata Kahfi menceritakan keluh kesah guru-guru itu kepada wartawan Senin (17/10/2022).
“Akibatnya, guru-guru pendidikan agama Islam kurang diakomodir atau seperti dianaktirikan Sulsel khususnya Kota Makassar seperti darurat guru agama,” kata Kahfi menirukan kata-kata guru itu.
Ashabul Kahfi menyampaikan keluhan tersebut menjadi keluhan prioritas bagi tenaga pendidik agama Islam bukan hanya di Makassar, tetapi di berbagai daerah di Indonesia.
Mantan dosen di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar itu mengingatkan agar ini disuarakan secara bersama-sama agar gaung anak tiri bagi pendidik agama Islam menjadi perhatian pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Mari lakukan dialog dengan pimpinan daerah masing-masing melalui forum-forum resmi tenaga pendidik agama Islam. Sebab, kebutuhan PPPK merupakan otoritas pemerintah daerah dengan melihat kebutuhan dan formasi calon PPPK,” kata Kahfi.
Terakhir, kata tokoh Muhammadiyah ini, suara dari daerah ini akan dibawa ke pusat untuk diteruskan ke kementerian/lembaga terkait.
“Kita tampung dan akan kita teruskan,” kata Kahfi diamini sebelas guru agama Islam yang hadir.
Selain persoalan PPPK, para guru yang hadir juga menitipkan pesan kepada Ashabul Kahfi agar ada penambahan anggaran bagi Gebyar Pendidik Agama Islam atau Pentas PAI yang rutin diselenggarakan tiap tahun.
Menurut mereka Pentas PAI menjadi faktor utama dalam menarik minat siswa untuk giat mempelajari ilmu agama Islam.(*)

source