Saturday, 19 Rabiul Awwal 1444 / 15 October 2022
Saturday, 19 Rabiul Awwal 1444 / 15 October 2022

Sabtu 15 Oct 2022 04:25 WIB
Red: Nora Azizah
Capaian vaksinasi harus di atas 85 persen untuk menggapai akhir pandemi Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Epidemiologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman mengatakan bahwa potensi berakhirnya masa pandemi COVID-19 di Indonesia dapat dicapai, salah satunya dengan terus mendorong capaian vaksinasi COVID-19 di Tanah Air. “Modal vaksinasi dua dosis, bahkan tiga dosis ini sudah tidak bisa mengandalkan (capaian) 50 persen, harus di atas 85 persen, bahkan kalau bisa di atas 90 persen, itu yang harus kita kejar,” kata Dicky, Jumat (14/10/2022).
Pencapaian vaksinasi, baik dosis kedua atau dosis ketiga sebagai booster (penguat), perlu dikejar agar Indonesia berpotensi mengakhiri masa pandemi COVID-19 pada tahun depan. Sebelumnya, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin optimistis Indonesia mampu mengakhiri masa pandemi COVID-19 dengan syarat tidak terjadi kenaikan kasus sampai Februari 2023.
Dalam diskusi virtual pada Kamis (13/10), Menkes menjelaskan bahwa apabila bisa melewati periode Desember 2022 sampai Februari 2023 dengan kondisi kasus landai, Indonesia masuk dalam kategori negara yang tidak memiliki kenaikan kasus selama 12 bulan. Terkait hal itu, Dicky mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 merupakan wabah global, maka pencabutan status pandemi memerlukan arahan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO).
“Melihat situasi dunia saat ini, optimisme tentu ada, meski disampaikan akhir tahun ini atau triwulan pertama tahun depan masa krisis pandemi bisa berakhir atau sudah terlihat, ini bicara optimisme, baik global maupun nasional bergantung pada upaya dan indikator,” katanya.
Beberapa kondisi yang dapat berpengaruh untuk mendorong berakhirnya status pandemi seperti ketiadaan varian baru di tengah kondisi yang relatif terkendali saat ini. “Artinya, untuk mencegah itu kita harus berupaya mengendalikan penularan di masyarakat, dengan cara apa? Kembali ke 3T, 5M dan vaksinasi,” tuturnya.
Dapatkan Update Berita Republika
Puan Harap Kasus Narkoba di Tubuh Polri Jadi Momentum Bersih-Bersih
Ketua Fraksi PAN: Polisi Terlibat Narkoba Sudah Pantas Dihukum Berat
Anies Ucapkan Perpisahan
Jelang Tahun Politik, Kapolri akan Tindak Tegas Polarisasi
Caleg PDIP Wajib Jalani Psikotes
Nasional Inpicture

Tradisi warisan leluhur tersebut digelar untuk memohon hujan turun.
Info Sehat

Gejala kecemasan tidak bisa diketahui dengan ‘self diagnose’.
Liga Indonesia

pemerintah sepakat proses audit akan fokus ke stadion yang digunakan untuk liga
Info Sehat

Benjolan kista dan payudara sulit dibedakan ketika mendeteksi mandiri.
Liga Indonesia

Menpora berharap suporter Tanah Air ikut mengimplementasikan UU Keolahragaan 2022
3 PHOTO
3 PHOTO
4 PHOTO
6 PHOTO
3 PHOTO
Sabtu , 15 Oct 2022, 06:20 WIB
Sabtu , 15 Oct 2022, 01:33 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source