Puluhan Wartawan di Sumsel Ikuti Orientasi dan Peningkatan Status
Diantar Puluhan Relawan Dendy Afrijal Resmi Daftar Caleg DPRD Kabupaten Bekasi
Kejaksaan Negeri OKU Selatan dan Bank Sumsel Cabang Muaradua Tandatangani MoU PKS
Saksikan MoU Dinas PU-TR dan Perkim, Kejari OKU Selatan Ingatkan Empat Aspek Hukum Kontrak
Anggota Dewan Pers Sapto Anggoro Ingatkan Netralitas Pemberitaan Pemilu
Gubernur Akmil Terima Kunjungan Ketua PHRI Kota Magelang
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Gelar Lomba Memasak Inovasi Menu Makanan Non Beras
Danrem 072/Pamungkas Terima Audiensi Presiden Direktur Ambarrukmo Group
Jelang 17 Agustus 2022, Dispar Morotai Diskon Besar – Besaran Fasilitas Wisata Pulau Dodola
Sambut 17 Agustus, Dispar Morotai Bakal Laksanakan Event Gap Year Wisata Kemerdekaan
Emak-Emak Klaten Ghibah Vaksin, Masuk Nominator Terbaik Nasional
Video: Kebakaran di OKU Selatan Hanguskan 5 Unit Rumah Warga Kelurahan Bandar Agung
Jangan Lupa 28 Maret Ikuti #JASS9 di OKU Selatan
Oprasi Zebra Musi 2019 Satlantas Polres OKU Selatan Bantu Upaya Persalinan Gunakan Mobil Patroli
Rumah 3 Lantai di Tanah Sereal Jakarta Barat Hangus Terbakar
Aceh Timur, wartaterkini.newe – Pj Bupati Aceh Timur Ir Mahyuddin melalui staf ahli Bupati Aceh Timur M. Khairuradi, S.Pd bersama Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh membuka menyelenggarakan Festival Dikee 2022.
Kegiatan ini digelar pada tanggal 17 sampai 19 Oktober 2022 di lapangan pemerintahan Aceh Timur, dan mengusung tema “Jaga Adat Wareh Indatu”.
staf ahli Bupati Aceh Timur M. Khairuradi, S.Pd,dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang peduli akan syi’ar islam dan tetap menjaga adat wareh Indatu.
Festival Dikee tidak hanya memberikan pemahaman akan ajaran Islam melalui penekanan-penekanan yang dilantunkan akan tetapi lebih jauh dapat memberikan kesejukan bathin bagi para pelaku dan juga bagi pendengarnya
Semoga kedepannya kita bisa membuat even ini lebih meriah lagi baik tingkat provinsi ataupun pusat dan Aceh Timur siap untuk menjadi tuan rumah.pungkas Khairuradi.
Sementara anggota DPR -aceh Tgk.Muhammad Yunus juga mengatakan hal yang sama, mudah-mudahan apa yang kita lakukan dengan kegiatan festival dikee ini mendapat ridho dari Allah SWT dan insyaallah kedepannya akan kita selenggarakan even yang lebih meriah untuk menyiarkan agama Islam.
Dengan adanya kegiatan ini kita berharap mampu menjadi daya tarik kaum milenial.Karena kaum milenial juga perlu untuk melestarikan dan mengetahui seni islami yang perlu kita jaga,”pungkas Yunus.
Sementara saat awak media mewawancarai Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Masyarakat (SDM) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Syahrul Ardi mengatakan Festival Dikee ini merupakan seni budaya islami yang dikemas dalam konsep modern.
“Adapun Penampilan grup dikee ini ada perwakilan dari kecamatan dan gampong dari Aceh Utara sebanyak tiga grup, Kabupaten Pidie satu grup dan dari Aceh Timur 50 grup yang nantinya akan dinilai oleh dewan juri dan akan memilih hanya empat peringkat terbaik,”ujarnya Syahrul Ardi.
Selain kegiatan ini, kata Syahrul Ardi, nanti juga ada dikee massal di hari terakhir pada Rabu (19/10/2022) dengan jumlah peserta 300 orang dalam 13 grup.
Sementara Ketua Panitia Festival Dikee Riski Maulidar, mengatakan, festival digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh dengan tema jaga adat wareh indatu.”Untuk total hadiah mencapai Rp16 juta.ujar Riski Maulidar.
Lanjutnya ketua panitia Riski juga bekerjasama melalui pihak ketiga Event Organizer Gams Production dan Geubrina Raseuki Organizer.
Adanya festival ini diharapkan nantinya bisa meningkatnya kualitas pelaku seni sastra Islam khususnya di bidang dikee di Aceh serta meningkatnya kualitas pengajar atau pelatih seni dikee dan tentunya bisa menambah pemahaman ilmu tentang dikee, sehingga kedepan dapat dikembangkan dalam kemasan penyajiannya.
“Kita berdoa semoga Allah memberikan kelancaran dalam kegiatan festival dikee ini.pungkasnya.(am)
Pj Bupati Aceh Timur Dan Disbudpar Aceh Buka Acara Festival Dike 2022
Aceh Timur, wartaterkini.newe – Pj Bupati Aceh Timur Ir Mahyuddin melalui staf ahli Bupati Aceh Timur M. Khairuradi, S.Pd bersama Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh membuka menyelenggarakan Festival Dikee 2022.
Kegiatan ini digelar pada tanggal 17 sampai 19 Oktober 2022 di lapangan pemerintahan Aceh Timur, dan mengusung tema “Jaga Adat Wareh Indatu”.
staf ahli Bupati Aceh Timur M. Khairuradi, S.Pd,dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh panitia yang peduli akan syi’ar islam dan tetap menjaga adat wareh Indatu.
Festival Dikee tidak hanya memberikan pemahaman akan ajaran Islam melalui penekanan-penekanan yang dilantunkan akan tetapi lebih jauh dapat memberikan kesejukan bathin bagi para pelaku dan juga bagi pendengarnya
Semoga kedepannya kita bisa membuat even ini lebih meriah lagi baik tingkat provinsi ataupun pusat dan Aceh Timur siap untuk menjadi tuan rumah.pungkas Khairuradi.
Sementara anggota DPR -aceh Tgk.Muhammad Yunus juga mengatakan hal yang sama, mudah-mudahan apa yang kita lakukan dengan kegiatan festival dikee ini mendapat ridho dari Allah SWT dan insyaallah kedepannya akan kita selenggarakan even yang lebih meriah untuk menyiarkan agama Islam.
Dengan adanya kegiatan ini kita berharap mampu menjadi daya tarik kaum milenial.Karena kaum milenial juga perlu untuk melestarikan dan mengetahui seni islami yang perlu kita jaga,”pungkas Yunus.
Sementara saat awak media mewawancarai Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Masyarakat (SDM) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Syahrul Ardi mengatakan Festival Dikee ini merupakan seni budaya islami yang dikemas dalam konsep modern.
“Adapun Penampilan grup dikee ini ada perwakilan dari kecamatan dan gampong dari Aceh Utara sebanyak tiga grup, Kabupaten Pidie satu grup dan dari Aceh Timur 50 grup yang nantinya akan dinilai oleh dewan juri dan akan memilih hanya empat peringkat terbaik,”ujarnya Syahrul Ardi.
Selain kegiatan ini, kata Syahrul Ardi, nanti juga ada dikee massal di hari terakhir pada Rabu (19/10/2022) dengan jumlah peserta 300 orang dalam 13 grup.
Sementara Ketua Panitia Festival Dikee Riski Maulidar, mengatakan, festival digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh dengan tema jaga adat wareh indatu.”Untuk total hadiah mencapai Rp16 juta.ujar Riski Maulidar.
Lanjutnya ketua panitia Riski juga bekerjasama melalui pihak ketiga Event Organizer Gams Production dan Geubrina Raseuki Organizer.
Adanya festival ini diharapkan nantinya bisa meningkatnya kualitas pelaku seni sastra Islam khususnya di bidang dikee di Aceh serta meningkatnya kualitas pengajar atau pelatih seni dikee dan tentunya bisa menambah pemahaman ilmu tentang dikee, sehingga kedepan dapat dikembangkan dalam kemasan penyajiannya.
“Kita berdoa semoga Allah memberikan kelancaran dalam kegiatan festival dikee ini.pungkasnya.(am/red)
WartaTerkini.News adalah pilihan Informasi Terbaik untuk anda. Menyajikan Informasi Umum ataupun Khusus yang berdasarkan kode etik Jurnalisme secara Akurat dan terpercaya
© WartaTerkini.News 2018 – 2022