Thursday, 2 Rabiul Akhir 1444 / 27 October 2022
Thursday, 2 Rabiul Akhir 1444 / 27 October 2022
Rabu 26 Oct 2022 15:46 WIB
Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Hafil
Penyakit Kulit Masih Jadi Masalah Santri di Pesantren, Unisba Beri Pelatihan PHBS. Foto: Ilustrasi Pondok Pesantren
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG–Berdasarkan hasil penjaringan pemeriksaan fisik santri yang dilakukan Universitas Islam Bandung (Unisba) pada Mei 2022, ditemukan penyakit kulit Skabies masih menjadi masalah utama para santri.
Menurut Ketua Tim Pengabdi Dr Yani Triyani, dr SpPK Mkes, penyakit skabies sudah banyak diketahui sangat berhubungan dengan trias perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Yani menjelaskan, PHBS yaitu kebersihan diri, lingkungan dan pemberantasan patogen penyebab dan parasit tungau Sarcoptes scabiei. Berdasarkan penemuan tersebut, Fakultas Kedokteran (FK) Unisba menggelar pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sekaligus peringatan hari santri Nasional di pesantren Ar Roshifah Pawa Peuntas desa Linggawangi, kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya.
“Pada pendampingan PHBS kali ini dikenalkan metode problem base learning (PBL), sebagai upaya untuk peningkatan PHBS para santri. Ini berbeda dengan metode yang biasanya dilakukan dalam menggunakan metode penyuluhan dan pendampingan satu arah,” ujar Yani, Rabu (26/10/2022).
Menurutnya, kegiatan yang dimulai sejak Sabtu 22 Oktober 2022 (26 Rabiul Awal 1444H) dengan mengadakan perlombaan-perlombaan antara lain kebersihan, dan pentas berbagai hafalan dan lain-lain. Pendampingan soal PHBS oleh tim PkM FK Unisba diberikan kepada para santri dan pengurus di pesantren Ar Roshifah.
Dengan metode PBL, kata dia, santri dan pengurus diajak “Bertemu” dengan masalah kesehatan yang dihadapi. Serta, dicoba untuk menemukan pemecahan masalah dengan keterampilan mengambil keputusan dan mengidentifikasi kebutuhan belajar, proses interaktif, belajar mandiri, penerapan pengetahuan baru yang didapat ke dalam masalah.
“Pada akhir pembelajaran dicoba untuk membuat ringkasan apa yang dipelajari,” katanya.
Metode ini, kata dia, menggunakan masalah sebagai stimulus belajar. Yakni, santri yang bermasalah dengan kulitnya diminta menjelaskan apa yang dialaminya. Selain itu, ada kerja kelompok sebagai stimulis untuk berinteraksi (santri dan guru di pesantren dibagi dalam kelompok-kelompok kecil berisikan 10-12 orang) dan ada tutor sebagai fasilitator (tim pengabdi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa FK Unisba sebagai pemandu).
Metode pembelajaran PBL merupakan model pembelajaran yang dikembangkan untuk membantu pengajar/ penyuluh, mengembangkan kemampuan berpikir dan keterampilan memecahkan masalah pada santri selama mereka mempelajari materi pembelajaran.
Menurutnya, sebagai kesimpulan Metode Instruksional yang menggunakan masalah sebagai pemicu santri untuk belajar & mencapai pengetahuan yang diharapkan, harus ada tujuan pembelajaran (Learning Objective), student/ santri center bukan teacher center, waktu Belajar 2 x 50 menit.
Metode yang dikenalkan, kata dia, hanya sebagai pembuka jalan bagi para santri dan pengurus untuk mengembangkan potensi yang Allah sudah berikan kepada setiap insan yaitu akliyah, ruhiyah dan jasmaniyah yang harus optimal dengan pembimbingan menuju harapan peningkatan perilaku kesadaran pentingnya hidup bersih dan sehat.
Di akhir kegiatan, kata dia, para santri dan pengurus diminta menjelaskan kesimpulan yang didapatkan dari sharing keilmuan tentang skabies dentode PBL dibandingkan dengan metode sebelumnya yang hanya menggunakan metode pembelajaran searah.
“Peningkatan kualitas PHBS memang tidak bisa dilihat langsung dalam sehari, namun perlu terus ditumbuhkan dan diolah dan diasah, supaya terjadi proses dari tahu menjadi paham,” katanya.
Dapatkan Update Berita Republika
Besaran Gaji Jadi Penghalang Terbesar Mimpi Sporting Lisbon Boyong Ronaldo
Kovacic Mengaku Sangat Senang Mencetak Gol di Depan Orang Tua
Conte Akui Tottenham Selalu Ingin Belanja Pemain
Guardiola: Kegagalan Penalti Telah Menjadi Masalah Bagi City
Arsenal Kembali Berminat Datangkan Danilo dari Palmeiras
Asia
Distrik Hanyang berpenduduk 900 ribu akan ditutup karena temuan kasus baru Covid-19
Jawa Timur
Video jenazah hanyut terseret arus deras di Tulungagung viral di media sosial.
Asia
Serangan Rusia telah menghancurkan lebih dari sepertiga fasilitas energi Ukraina.
Mozaik
Sesungguhnya amal manusia itu dilaporkan setiap hari Senin dan Kamis.
Umum
Antidotum Fomepizol dinilai ampuh sebagai penawar gangguan ginjal akut
9 PHOTO
3 PHOTO
4 PHOTO
3 PHOTO
6 PHOTO
Kamis , 27 Oct 2022, 00:33 WIB
Kamis , 27 Oct 2022, 00:21 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved