PARMAN
INSYA ALLAH kalau tidak ada kejadian luar biasa Pekan Olahraga Provinsi XVII Sulawesi Selatan yang akan digelar pada tanggal 22-30 Oktober 2022 di dua tempat yakni Sinjai dan Bulukumba. Bahwa optimisme atlet Parepare untuk berada pada peringkat ke-5 minimal mempertahankan peringkat pada Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2018 Pinrang bisa terwujud, hal ini memunculkan pertanyaan. Yang pertama Bisakah Parepare meningkatkan atau minimal mempertahankan peringkatnya di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sinjai-Bulukumba? Dan yang kedua maksimalkah persiapan atlet kita?
Kendala klasik yang masih tetap menjadi “primadona” adalah dana. Namun rasanya itu bukan hanya dihadapi oleh Parepare. Nyaris semua daerah menghadapi kendala itu termasuk Provinsi, kecuali mungkin Makassar yang menganggarkan lebih dari Rp20 miliar dibanding dengan Kota Parepare Rp3 miliar. Walaupun anggaran ini sudah besar jika dibanding dengan daerah sekitar kita.
Ibarat gunung es bahwa, masyarakat memandang pembinaan olahraga hanya pada perhelatan pergelaran. Padahal, apa yang tampak pada pergelaran sebuah kompetisi hanya merupakan hasil dari proses yang sangat panjang dan membutuhkan banyak tenaga dan dana, dan hal ini sudah dikawal khusus oleh Wali Kota. Namun kadang euforia kegembiraan atau keributan itu hanya mencuat di akhir atau pada saat pembukaan perhelatan empat tahun sekali ini.
Pembinaan olahraga membutuhkan pendanaan besar untuk menyiapkan infrastruktur, membangun fasilitas, memoles sumber daya manusia, merancang, membangun, dan melaksanakan sistem pembinaan yang terpadu, memaksimalkan manajemen yang baik dan itu semua membutuhkan proses. Dan Alhamdulillah Parepare sudah berhasil melalui ujian ini dengan meloloskan cabang olahraga ke Porprov 2022 sebanyak 23, sekaligus meloloskan sepak bola. Yang jika dibanding pada Porda 2018 di Pinrang hanya meloloskan 17 cabor, tanpa sepak bola.
Selanjutnya bahwa prestasi olahraga tidak bisa diperoleh secara instan. Jika masyarakat ingin daerahnya berprestasi dan pemimpin masyarakat ingin mendapatkan kebanggaan atas kegemilangan prestasi olahraga daerahnya, sediakan dana yang cukup, bangun fasilitas memadai, susun dan laksanakan sistem pembinaan yang sehat, baik, benar, ilmiah, dan komprehensif (manajemen olahraga yang baik).
Selanjutnya menurut penulis bahwa ada kesalahan mendasar dalam melihat dan mendudukkan Pekan Olahraga Daerah dalam konteks pembangunan olahraga daerah. Kesalahan terletak. pada anggapan bahwa Pekan Olahraga Daerah merupakan tujuan dan sasaran akhir pembinaan olahraga. Itu salah. Pekan Olahraga Daerah seharusnya diletakkan sebagai salah satu mata rantai pembinaan dan pembangunan olahraga daerah. Sasaran akhirnya adalah Pekan Olahraga Nasional bahkan Olympic Games.
Dari uraian di atas, hemat penulis bahwa kepengurusan KONI yang baru yang diisi oleh orang muda merupakan harapan dari sebuah organisasi yang punya target prestasi. Kami berharap bahwa pragmatisme olahraga dihentikan, persiapkan atlet lebih dini, lakukan kompetisi terjadwal dan jangan menerima titipan dari siapapun termasuk menggunakan atlet bukan atas binaan cabor anggota KONI Parepare.
Akhirnya, tiga Pekan Olahraga Daerah (PORDA) sebelumnya yang sekarang berubah namanya menjadi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROP) progres Parepare di kancah ini cukup diperhitungkan. Bagaimana tidak, Parepare pada Porda 2010 di Pangkep masih berada pada peringkat ke-14. Alhamdulillah dua Porda yakni Porda 2014 Bantaeng, dan Porda 2018 Pinrang kecenderungan prestasi Parepare meningkat. Porda di Bantaeng ada di peringkat ke-6 dan terakhir di Pinrang kita ada di peringkat ke-5.
Selanjutnya Wali Kota sudah memberi target untuk Porprov XVII 2022 Sinjai – Bulukumba diharapkan bertahan di peringkat ke-5. Bahwa beliau berharap bisa meningkat, kalau peringkat tidak bisa, minimal medali bertambah. Selamat Berjuang Wahai Patriot Olahraga Parepare. Insya Allah bernilai ibadah, untuk nama harum Kota Cinta Habibie Ainun. (**)
(Mantan Ketua KONI Parepare dan Wakil Dekan FH UM Parepare)
RSUD Andi Makkasau Ucapkan Selamat Hari Jadi ke-353 Sulsel, Optimis, Tangguh, Ekonomi Berdaulat
Waspada Kasus Gangguan Ginjal Akut, Dinkes Parepare Larang Sementara Apotek Jual Obat Sirup
suaraya.news adalah portal berita online di bawah naungan PT. Suaraya Media Internusa yang mengusung tagline Suarakan Informasi Sehat dan Edukatif menyajikan konten berita yang beragam dari berita umum, metropolis, nasional, daerah, politik, peristiwa, momentum, ekonomi, pariwisata, kesehatan, olahraga, teknologi, edukasi, hukum, komunitas, sosok, trendi, remaja, inspirasi, prestasi, sosial, opini hingga video peristiwa.

source