INFO BISNIS – BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada 12 pemenang yang berhasil memberikan ide kreatif dan inovasinya untuk memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi kepada pegiat IT yang telah menyalurkan ide terbaiknya untuk mendukung kemudahan akses bagi peserta melalui digitalisasi pelayanan.
Adapun Para Pemenang BPJS Kesehatan Healthkathon 2022 yaitu: Kategori Pentest Pro, Juara 1 Tim FTY, Juara 2  Tim Ethnic Ninja, Juara 3 Tim KAMI. Kategori Pentest Student, Juara 1 Tim Happy Three Friends, Juara 2 Tim Kekuatan Anime Menyertai Kami, Juara 3 Newbs. Sementara Kategori Innovation System, Juara 1 AYA, Juara 2 Tim Jacherie Tech, Juara 3 Tim KLAUS. Sedangkan Kategori Machine Learning, Juara 1 Tim Paparazzi, Juara 2 Joseph, Juara 3 Tim The JamMaths.
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan mengatakan, BPJS Kesehatan senantiasa melakukan transformasi digital sesuai dengan kebutuhan peserta, melakukan efektivitas proses bisnis dan membangun kolaborasi yang kuat dengan semua pihak. “Harapan kami dengan hasil yang ditawarkan oleh seluruh peserta dapat dilakukan pengembangan bersama untuk membangun ekosistem digital yang berkelanjutan demi mendukung peningkatan layanan bagi peserta JKN,” ujarnya, Minggu 23 Oktober 2022. 
Menurut Edwin, kebutuhan dan ekspektasi peserta terhadap layanan yang terus meningkat merupakan tantangan besar yang harus diselesaikan. Edwin menilai, untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan penguatan infrastruktur, khususnya di bidang teknologi dan sumber daya manusia yang berkualitas.
Kompetisi Healthkathon 2022 diikuti oleh 1.670 tim, terdiri dari 229 tim kategori Pentest Student, 464 tim kategori Pentest Pro, 417 tim kategori Innovation System dan 560 tim kategori Machine Learning yang tersebar di tiga wilayah, yakni wilayah Barat, Tengah dan Timur Indonesia.
“Seluruh talenta terbaik yang mengikuti kompetisi Healthkathon 2022 juga kami berikan wadah untuk berkolaborasi demi memberikan kontribusi terhadap Program JKN. Khusus bagi mahasiswa, BPJS Kesehatan juga telah memberikan kesempatan untuk menjalani magang sehingga bisa membantu mengembangkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang program jaminan kesehatan nasional. Selain itu, kami juga menawarkan kolaborasi bersama demi memberikan perbaikan dan improvement dalam Program JKN,” tambah Edwin.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu dewan juri yang merupakan akademisi dan praktisi senior di bidang teknologi informasi, Achmad Holil Noor Ali memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan yang telah membuka wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan ide dan inovasi untuk perbaikan pelayanan Program JKN.
“Khusus di bidang inovasi, kami menilai berbagai inovasi yang diberikan dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk peningkatan kualitas pelayanan bagi peserta. Kemudian, harapannya BPJS Kesehatan dapat memberikan wadah bagi para mahasiswa dalam bentuk pelatihan sehingga bisa meningkatkan kemampuan mereka untuk menghadapi era digitalisasi dan bisa berkontribusi dalam implementasi Program JKN,” kata Holil.
 
Pemutakhiran data sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan data yang selama ini terjadi di Kabupaten Kediri
Siti Fauziah berharap konferensi internasional ini bisa mendorong pariwisata Jawa Barat.
Mendagri meminta Pemda untuk mengaktifkan jaring pengaman sosial dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), bansos reguler, Dana Desa, Dana Transfer Umum (DTU), hingga program bantuan lain dari pemerintah pusat.
Pemda baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota harus bergerak bersama dalam menghadapi inflasi
Setelah beroperasi selama 4 tahun Grab Indonesia menutup layanan “dapur sewa” yaitu, GrabKitchen
UU Pengelolaan sampah ini sudah berusia 14 tahun dan perlu ditinjau kembali untuk direvisi
Politisi sekaligus Ketua Fraksi PAN ini menilai pemerintah belum bekerja maksimal menangani gagal ginjal akut
Siklus penyakit hewan maupun penyakit PMK masih terjadi di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.
Kantor Bupati tidak lagi hanya milik ASN atau PNS saja, namun juga dimiliki oleh orang Adat
Sampai akhir September 2022, jumlah Mandiri Agen telah mencapai lebih dari 100.000 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia

source