TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Fraksi Badung Gede (Gerindra-Demokrat) menyampaikan pemandangan umum (PU) terhadap delapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Badung pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Selasa 18 Oktober 2022.
Secara umum, Fraksi Badung Gede yang dibacakan oleh I Gede Aryantha mengaku sependapat bahwa delapan Ranperda Kabupaten Badung dapat ditetapkan setelah mendapat evaluasi dari semua pihak.
Namun, Fraksi Badung Gede juga memberikan sejumlah saran, masukan dan pendapat pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, I Putu Parwata didampingi Wakilnya Wayan Suyasa dan Made Sunarta itu.
Hadir Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa, Sekwan Badung IGA Made Wardika, pimpinan OPD pimpinan instansi vertikal di Kabupaten Badung.
Pada kesempatan itu, Fraksi Badung Gede menyampaikan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sampai saat ini masih tegar menangani tantangan yang dihadapi. Dalam hal ini pemerintah dituntut agar selalu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi setiap tantangan yang dihadapi masyarakat. Untuk itu, setiap komponen pemerintah dituntut cerdas dalam menyikapi dan dapat dilakukan secara sosiaekonomis maupun aspek teknokratisnya serta dapat dipertanggung jawabkan.
“Sekalipun masih dihadapkan dengan situasi pandemi Covid-19, namun kita semua masih tetap dapat menunaikan tugas serta kewajiban konstitusi dengan baik denganntetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan segala keterbatasan yang ada. Sehingga 8 Ranperda Kabupaten Badung yang dimaksud dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Gede Aryantha.
Terhadap Rancangan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023, Fraksi Badung Gede memberikan apresiasi kepada pemerintah melihat proyeksi target rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2023 mengalami trend peningkatan yang cukup baik dan sangat menjanjikan yakni meningkat sebesar Rp.898.547.109.356,00 atau 30,06 persen. Serta pada aspek Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelumnya dirancang sebesar Rp.3.152.310.774.457,00 meningkat sebesar Rp. 1.071.090.434.951,00 atau naik sebesar 51,46

source