Friday, 25 Rabiul Awwal 1444 / 21 October 2022
Friday, 25 Rabiul Awwal 1444 / 21 October 2022
Kamis 20 Oct 2022 17:22 WIB
Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yusuf Assidiq
Peresmian kampus virtual Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu).
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Langkah Muhammadiyah dalam mewarnai perjalanan bangsa kini memasuki babak baru. Kemajuan Teknologi Informasi dewasa ini mendapat perhatian besar dari persyarikatan yang didirikan KH Ahmad Dahlan ini. Selain telah mendirikan Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu), Muhammadiyah kini juga bersiap memasuki Society 5.0.
Sibermu telah beroperasi pada 5 Oktober 2021 dan setahun setelahnya, Kampus Virtual SiberMu resmi diluncurkan pada 5 Oktober 2022. Kehadiran SiberMu merupakan amanah besar untuk menjadi salah satu penanda abad kedua Muhammadiyah, terutama bidang digitalisasi dakwah. Muhammadiyah secara kreatif maupun inovatif mengembangkan metode memanfaatkan teknologi terkini.
Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir mengatakan dunia saat ini baru mampu dijamah sebagian kecil masyarakat Indonesia. Namun dengan kehadiran SiberMu yang dilengkapi Kampus Virtual sebenarnya tidak cuma menjadi semacam peletakkan batu pertama, tapi batu lompatan penting bagi Muhammadiyah.
Sibermu saat ini sedang fokus mengembangkan layanan pembelajaran berbasis teknologi immersive seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), dan Mixed Reality (MR). Kampus Sibermu sendiri berdiri di atas lahan seluas hampir lima hektare yang dalam masterplan universitas ini berkonsep Qibla Motherboard.
Haedar menekankan, kehadiran SiberMu membuat semua orang belajar lebih dalam tentang dunia virtual, yang memulai pengembangan kegiatan pendidikan tinggi di masa depan. Dalam beberapa tahun ini, kemajuan teknologi informasi telah memasuki dunia metaverse sebagai instrumen baru dunia virtual.
“Kalau selama ini Muhammadiyah selalu memproduksi Islam berkemajuan, kini Muhammadiyah melengkapi, memperkaya, dan menambah khazanahnya,” kata Haedar.
Ia mengungkapkan kehadiran SiberMU sebagai terobosan baru dan sekaligus juga merupakan langkah Muhammadiyah dalam mengisi ruang baru yang disebut sebagai era revolusi perguruan tinggi. Muhammadiyah katanya, telah memiliki basic system penyelenggaraan pendidikan yang di dalamnya memiliki program-program yang sudah berbentuk siber dan tersebar di 164 perguruan tinggi.
‘’Artinya aktivitas siber sudah menjadi bagian integral dari perguruan tinggi Muhammadiyah yang sehat, bukan sekadar memperoleh tetapi insya Allah akan menjadi universitas yang berkualitas,’’ ungkapnya.
Berkualitas yang dimaksud disini tambah Haedar yaitu universitas yang dikelola dengan cara yang sehebat-hebatnya, sebaik-baiknya dan modern demi menunjukkan dan membuktikan kepada Indonesia bahwa Muhammadiyah selalu berada di depan dalam mewujudkan pranata-pranata modern yang bermutu, berkualitas, dan berkemajuan.
Peresmian SiberMu
Berbeda dengan acara peresmian gedung pada umumnya yang diwarnai dengan potong pita atau pukul gong, maka peluncuran Kampus Virtual SiberMu dilakukan langsung dengan mengunjungi Kampus Virtual memakai VR headset. Haedar dan tamu-tamu undangan menghadiri presentasi Rektor Sibermu di Aula Immersive SiberMu.
SiberMu memiliki enam prodi yaitu Ilmu Hukum, Manajemen Akuntansi, Informatika, Sistem Informasi, dan Administrasi Kesehatan. Terkoordinasi dalam dua fakultas yaitu Fakultas Teknik dan Ilmu Kesehatan serta Fakultas Bisnis dan Humaniora.
Hebatnya, kehadiran SiberMu ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat di seluruh penjuru Tanah Air. Hal ini bisa dilihat dari jumlah pendaftar yang sampai 30 September 2022 lalu saja sudah mencapai 1.193 calon mahasiswa baru.
Haedar berpendapat, ini langkah menghadirkan dunia maya penuh permainan yang dikonstruksi jadi nyata dan penuh makna. Mengubah pandangan kehidupan seperti Al Ashr, menemukan realitas baru yang dalam Alquran disebut petunjuk kehidupan.
Ia melihat, Muhammadiyah memasuki lagi sisi strategis, memasuki dunia virtual ini sebagai instrumen untuk kemajuan. Termasuk, Haedar berpendapat, menjadi salah satu solusi untuk mewujudkan pendidikan yang bersifat life long learning. “Inilah Islam berkemajuan, inilah Muhammadiyah berkemajuan,” ujar Haedar.
Didirikannya SiberMu memiliki tujuan yakni memperluas akses ke perguruan tinggi yang lebih murah, lebih terjangkau serta lebih luas dalam mengakses perguruan tinggi di seluruh dunia. SiberMu juga memiliki visi yaitu, “Menjadi perguruan tinggi Siber terpercaya, terdepan, dan terkemuka yang menyediakan akses pendidikan berkualitas secara luas berdasarkan nilai-nilai Islam berkemajuan,” tegasnya. n
Dapatkan Update Berita Republika
Program Kampus Digital Dorong 80 UMKM Tingkatkan Penjualan Online
Amartha Salurkan Kredit Rp 3 Triliun Hingga Kuartal III 2022
Masyarakat Sumatra Didorong Kuasai Cara Berniaga Melalui E-Commerce
Indodax Dorong Generasi Muda Dapat Berinvestasi Kripto
Keamanan Bisnis Teknologi Finansial Harus Diperkuat
Korporasi
HIPMI signing deal dengan Australia dan Filipina senilai 300 ribu dolar
Umum
UNESCAP menyebut penyandang disabilitas di Asia Pasifik rentan hidup dalam kemiskinan
Arena Olahraga
Ketum PSSI bertanggungjawab atas tragedi Kanjuruhan dengan kooperatif ke polisi.
Berita
Polri menegaskan proses penyidikan saat ini masih berlangsung.
Kurusetra
WhatsApp GB memiliki fitur bisa membaca pesan yang sudah dihapus.
2 PHOTO
6 PHOTO
5 PHOTO
4 PHOTO
6 PHOTO
Jumat , 21 Oct 2022, 00:13 WIB
Jumat , 21 Oct 2022, 02:15 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved