Berita Kediri
SURYA.co.id | KEDIRI – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (Mas Abu) mengungkapkan peran serta Muslimat NU untuk Kota Kediri sangat penting.
Kolaborasi telah terjalin dengan baik antara Pemkot Kediri dengan Muslimat NU Kota Kediri.
Hal itu disampaikan Walikota saat menghadiri pelantikan PC Muslimat NU Kota Kediri oleh Ketua Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur Hj Masruroh Wahid di Aula Pondok Pesantren Al Amien Kota Kediri, Minggu (16/10/2022).
Beberapa peran Muslimat NU di antaranya, penanaman bibit pohon, pendidikan, penanganan kekerasan pada anak serta perempuan dan lainnya.
“Ke depan saya ingin banyak hal yang bisa dikolaborasikan dengan Muslimat NU,” ungkap Mas Abu.
Disampaikan, saat Bulan Imunisasi Anak Nasional dan saat pandemi Covid-19, Muslimat NU banyak membantu Pemkot Kediri. Sinergi antara Muslimat NU dan Pemkot Kediri diharapkan bisa terus terjalin lebih baik.
Sementara Ketua PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa yang juga hadir pada acara itu mengungkapkan, Muslimat NU adalah social capital.
Ini menjadi potensi efektif dari seluruh proses layanan kemasyarakatan jika diikuti dengan kolaborasi yang kuat.
Khofifah yang juga Gubernur Jatim menjelaskan, salah satu kata kuncinya adalah kolaborasi.
Saat Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Muslimat NU dan Aisyah serta PKK yang menjadikan capaian BIAN di Jawa Timur bisa lebih dari 100 persen dengan target yang sangat besar yakni 2,3 juta.
“Kita bisa melebihi 100 persen capaian dari bulan imunisasi nasional,” ujarnya.
Pada acara ini juga dilakukan penyerahan santunan untuk 10 anak yatim, bantuan zakat produktif untuk modal usaha para pelaku usaha ultra mikro dan bantuan bibit pohon.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar, Ketua PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil, Ketua PWNU Jawa Timur Masruroh Wahid, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Kediri Nurul Latifah dan pengurus serta anggota Muslimat NU se-Kota Kediri.