Yudi Cabut Pengunduran Diri, Warga Ancam Lapor Polisi
Rumah Rusak Akibat Banjir Sobo Mulai Diperbaiki
Pelaku Pencurian Penerangan Buah Naga Ditangkap
Indomaret Tanggung Biaya Perbaikan Motor Tertimpa Reruntuhan
Bupati Ipuk Minta Kegiatan Festival Bisa Memacu Pertumbuhan Ekonomi
Fokus Gerak dan Formasi, Ribuan Penari Gandrung Berlatih sampai Malam
Stikes Banyuwangi Luluskan Ratusan Tenaga Kesehatan
Gambaran Multikulturalisme Indonesia dan Global
Mengenang Sosok Sastrawan Blambangan Abdul Kadir Armaya & Hasnan Singodimayan 
Yudi Cabut Pengunduran Diri, Warga Ancam Lapor Polisi
Rumah Rusak Akibat Banjir Sobo Mulai Diperbaiki
Pelaku Pencurian Penerangan Buah Naga Ditangkap
Indomaret Tanggung Biaya Perbaikan Motor Tertimpa Reruntuhan
Bupati Ipuk Minta Kegiatan Festival Bisa Memacu Pertumbuhan Ekonomi
Fokus Gerak dan Formasi, Ribuan Penari Gandrung Berlatih sampai Malam
Stikes Banyuwangi Luluskan Ratusan Tenaga Kesehatan
Gambaran Multikulturalisme Indonesia dan Global
Mengenang Sosok Sastrawan Blambangan Abdul Kadir Armaya & Hasnan Singodimayan 
RADAR BANYUWANGI – Gumelar Rizki Ramadhansyah, 40, adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3. Ia menceritakan pengalamannya tentang manfaat dari program JKN ini. Pada saat itu, anaknya yang bungsu sering sakit panas dan pastinya sebagai orang tua tentunya ada kekhawatiran jika anaknya sakit.
“Saya sudah memanfaatkan program JKN ini saat anak saya sakit. Biaya perawatannya semuanya ditanggung sama BPJS Kesehatan. Jadi saat pulang dari rumah sakit, saya tidak mengeluarkan uang sepeser pun,” ucapnya.
Ia merasa benar-benar bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta JKN ini. Hanya dengan membayar iuran rutin setiap bulannya, ia bisa tenang jika suatu saat jatuh sakit. “Saya sangat tertolong sekali dengan adanya JKN ini. Selain iurannya terjangkau, pelayanan yang diberikan saat di fasilitas kesehatan sangat baik sekali,” kata Agum.
Selain itu, istrinya juga pernah memanfaatkan Program JKN untuk persalinan anak kedua di rumah sakit. Lagi-lagi, ia tidak mengeluarkan biaya apapun lagi untuk persalinan istrinya. “Waktu anak pertama itu lahir di tahun 2010 dan belum menggunakan JKN dan harus bayar umum. Tapi, pas anak yang kedua langsung saya daftarkan menjadi peserta dan alhamdulillah untuk proses persalinan di rumah sakitnya ditanggung semua oleh JKN,” ungkap Agum.
Agum menambahkan, bahwa ia mendapatkan kemudahan lain. Yaitu saat pelayanan administrasi untuk perubahan fasilitas kesehatan di Aplikasi Mobile JKN. Ia merasa sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi tersebut.
“Banyak sekali kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan ini. Waktu itu saya harus pindah klinik karena harus pindah rumah ke dekat rumahnya istri. Terus saya coba akses Aplikasi Mobile JKN, ternyata tidak butuh waktu lama, fasilitas kesehatannya langsung pindah dan aktif di bulan berikutnya,” tambahnya.
Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari inovasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan sehingga peserta JKN sangat dimudahkan dalam mendapatkan pelayanannya. Ia juga berpesan kepada masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN agar segera mendaftar. “BPJS Kesehatan ini sangat luar biasa, manfaatnya besar, pelayanannya baik dan kemudahannya sangat dekat,” tuturnya. (adv)
RADAR BANYUWANGI – Gumelar Rizki Ramadhansyah, 40, adalah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas 3. Ia menceritakan pengalamannya tentang manfaat dari program JKN ini. Pada saat itu, anaknya yang bungsu sering sakit panas dan pastinya sebagai orang tua tentunya ada kekhawatiran jika anaknya sakit.
“Saya sudah memanfaatkan program JKN ini saat anak saya sakit. Biaya perawatannya semuanya ditanggung sama BPJS Kesehatan. Jadi saat pulang dari rumah sakit, saya tidak mengeluarkan uang sepeser pun,” ucapnya.
Ia merasa benar-benar bersyukur bisa terdaftar sebagai peserta JKN ini. Hanya dengan membayar iuran rutin setiap bulannya, ia bisa tenang jika suatu saat jatuh sakit. “Saya sangat tertolong sekali dengan adanya JKN ini. Selain iurannya terjangkau, pelayanan yang diberikan saat di fasilitas kesehatan sangat baik sekali,” kata Agum.
Selain itu, istrinya juga pernah memanfaatkan Program JKN untuk persalinan anak kedua di rumah sakit. Lagi-lagi, ia tidak mengeluarkan biaya apapun lagi untuk persalinan istrinya. “Waktu anak pertama itu lahir di tahun 2010 dan belum menggunakan JKN dan harus bayar umum. Tapi, pas anak yang kedua langsung saya daftarkan menjadi peserta dan alhamdulillah untuk proses persalinan di rumah sakitnya ditanggung semua oleh JKN,” ungkap Agum.
Agum menambahkan, bahwa ia mendapatkan kemudahan lain. Yaitu saat pelayanan administrasi untuk perubahan fasilitas kesehatan di Aplikasi Mobile JKN. Ia merasa sangat terbantu sekali dengan adanya aplikasi tersebut.
“Banyak sekali kemudahan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan ini. Waktu itu saya harus pindah klinik karena harus pindah rumah ke dekat rumahnya istri. Terus saya coba akses Aplikasi Mobile JKN, ternyata tidak butuh waktu lama, fasilitas kesehatannya langsung pindah dan aktif di bulan berikutnya,” tambahnya.
Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari inovasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan sehingga peserta JKN sangat dimudahkan dalam mendapatkan pelayanannya. Ia juga berpesan kepada masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN agar segera mendaftar. “BPJS Kesehatan ini sangat luar biasa, manfaatnya besar, pelayanannya baik dan kemudahannya sangat dekat,” tuturnya. (adv)
Jl. Brawijaya 77 Banyuwangi,
Telp: (0333) 412224-416647
Fax: 0333-416647
Email : radarbwi@gmail.com

source