JAKARTA, iNews.id – Kementerian Agama (Kemenag) meminta agar tidak menjadikan agama sebagai kendaraan politik. Mengingat, agama berfungsi untuk memperkuat kerukunan sehingga terhindar dari perpecahan.
“Jangan menjadikan agama sebagai kendaraan politik, sebab itu hanya akan membuat umat terpecah belah. Sudah sepantasnya agama disyiarkan secara damai dan sejuk untuk memperkuat kerukunan tanpa ada kepentingan politik tertentu,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag, Adib dikutip dari keterangan resminya, Kamis (27/10/2022).
Adib menjelaskan, syiar agama yang damai dan sejuk juga merupakan sarana memperkuat persatuan bangsa. Menurutnya, umat yang rukun dan damai menjadi modal utama dalam membangun bangsa yang kuat dan berkemajuan.
“Syiar agama yang damai, sejuk, dan mengajak kepada kebaikan akan memperkuat ketahanan bangsa. Sebab, menjalankan ajaran agama dengan taat dan menjadi warga negara yang baik harus selalu beriringan, keduanya tidak bisa dipisahkan,” kata Adib.
Adib menambahkan, selain sebagai sumber ketahanan bangsa, agama juga merupakan sumber kasih sayang. Untuk mengejawantahkan prinsip tersebut, lanjutnya, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan rutin menyosialisasikan moderasi beragama.
“Agama bukanlah sumber kebencian. Kita di Kementerian Agama punya tugas besar, salah satunya menjadikan masjid sebagai pusat syiar keagamaan yang toleran melalui program Masjid Pelopor Moderasi Beragama,” katanya.
Editor : Faieq Hidayat
Stafsus Menag Imbau ASN Harus Punya Cara Pandang Beragama Moderat
Kemenag Gelar Sholawat Kebangsaan sebagai Puncak Peringatan Hari Santri Nasional 2022
Kemenag Tutup Kompetisi Sains Madrasah, 165 Medali Diboyong Pemenang
Wamenag Buka Talkshow KSM 2022, Sebut Madrasah Harus Mampu Optimalkan Teknologi
Pemerintah Tambah Cuti Bersama Hari Raya Nyepi hingga Waisak, Menag: Biar Adil Semua Agama
Lokasi Tidak Terdeteksi
Anda sedang menikmati berita di sekitar Anda
Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda
Aktifkan fitur berita di sekitar Anda?
Pastikan pengaturan lokasi browser Anda aktif
Non-aktifkan fitur berita di sekitar Anda?
Pastikan pengaturan lokasi browser Anda aktif
Ketahui lebih lanjut
Pastikan pengaturan lokasi browser Anda aktif
Ketahui lebih lanjut
KOMENTAR