TEMPO.CO, Jakarta – Sempat menembus level 7.100-an di awal sesi, indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup sesi pertama, Selasa, 25 Oktober 2022, di level 7.045,0. Indeks turun 0,1 persen lebih rendah ketimbang angka penutupan Senin, 24 Oktober di level 7.053.
“Tercatat pada akhir sesi pertama ini, 225 saham menguat. Sementara itu, 284 saham melemah dan 175 saham stagnan. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp 7,92 trilun, frekuensi trading sebanyak 819.037, dan volume trading sebanyak 155,5 juta lot,” tutur analis PT Samuel Sekuritas Indonesia, Selasa. 
Penguatan pasar saham di Indonesia sejalan dengan Bursa Amerika Serikat. Indeks DJIA kemarin menguat 1,34 persen; S&P500 menguat 1,19 persen; dan Nasdaq menguat 0,86 persen. Pasar saham Amerika mengawali pekan ini dengan pergerakan positif menjelang rilis data sejumlah emiten teknologi, seperti Apple, Alphabet, Microsoft, dan Amazon yang akan mengumumkan laporan keuangan kuartal ketiganya.
“Data laporan keuangan emiten-emiten tersebut diharapkan memberi sedikit gambaran terkait kondisi ekonomi AS ditengah tekanan inflasi dan pengetatan kebijakan moneter The Fed,” ujar tim Samuel Sekuritas.

Bursa Asia pun sejalan, bergerak menguat di akhir sesi pertama hari ini. Nikkei naik 1,24 persen; Kospi menguat 0,37 persen; Hang Sen menguat 0,87 persen; Shanghai menguat 0,74 persen; dan STI menguat 0,61 persen. 
Di Bursa Efek Indonesia, saham Sigma Energi Compressindo (SICO) masih menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan di sesi pertama hari ini. Frekuensi transaksi mencapai 35.123 kali. Kemudian  disusul BVIC sebanyak 27.524 kali dan BUMI sebanyak 23.271.
Lebih lanjut dari segi volume, saham BUMI menjadi yang paling banyak diperdagangkan di sesi pertama hari ini dengan volume mencapai 30,5 juta lot. Kemudian disusul ZINC sebanyak 8,8 juta lot dan BIPI sebanyak 6,4 juta lot.
Indeks sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi indeks sektoral yang menutup sesi pertama hari ini dengan penguatan tertinggi sebesar 1,12 persen. Posisi kedua diisi indeks sektor properti (IDXPROPERT)  yang naik 0,64 persen, dan indeks sektor keuangan (IDXFINANCE)  yang 0,33 persen.  
Baca juga: Sempat Terperosok, IHSG Ditutup di Zona Hijau pada Perdagangan Sesi I
Sementara itu, indeks sektor energi (IDXENERGY) menjadi indeks sektoral yang menutup sesi pertama hari ini dengan penurunan terdalam sebesar (-0,88 persen). Disusul indeks sektor industri dasar (IDXBASIC) yang melemah 0,87 persen dan indeks sektor konsumer cyclical (IDXCYCLIC) yang melemah 0,59 persen.
Adapun lima besar top gainer sesi pertama hari ini berdasarkan persentase kenaikan ialah sebagai berikut.
– IPPE (+22,1 persen ke Rp226 per saham)
– BELL (+22,1 persen ke Rp138 per saham)
– PTIS (+17,7 persen ke Rp266 per saham)
– PSDN (+11,9 persen ke Rp122 per saham)
– PURI (+11,2 persen ke Rp356 per saham)
Sementara itu, lima besar top loser sesi pertama hari ini berdasarkan persentase penurunan adalah sebagai berikut.
– CTBN (-6,9 persen ke Rp1.880 per saham)
– COAL (-6,9 persen ke Rp242 per saham)
– DEWI (-6,8 persen ke Rp244 per saham)
– LION (-6,8 persen ke Rp408 per saham)
– ATAP (-6,8 persen ke Rp96 per saham)
Disclaimer: Berita ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Samuel Sekuritas Indonesia. Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
Baca juga: IHSG Berhasil Balik ke Zona Hijau Hari Ini, Indeks Sektor Kesehatan Paling Cerah
Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini
PT Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG pada hari ini, Selasa, 25 Oktober 2022, dapat melanjutkan kenaikan ke level 7.135-7.210.
Di masa yang akan datang, menurut Tauhid, kemungkinan indeks saham juga berpeluang lebih tinggi.
IHSG pada menutup sesi pertama hari ini, Senin, 24 Oktober 2022, di level 7.077,5, naik 0,85 persen lebih tinggi dari akhir pekan lalu.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan pagi hari ini, Senin, 24 Oktober 2022 di level 7.017,881.
Analis mengatakan kebijakan BI menaikkan suku bunga berdampak positif pada saham perbankan sehingga dapat memperkuat IHSG.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia Teguh Kurniawan Harmanda mengungkapkan jumlah investor kripto saat ini masih bertumbuh.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melambung tinggi dan kembali menembus level lebih dari 7,000 di sesi pertama hari ini.
IHSG menguat pada awal perdagangan Kamis, 20 Oktober 2022. Saham PTBA menjadi yang teraktif diperdagangkan pagi ini, naik 1,88 persen menjadi Rp3.800
IHSG naik 0,37 persen menjadi terangkat ke level 6.860,4 dari perdagangan kemarin.
IHSG hari ini naik 0,66 persen dari penutupan kemarin di posisi 6,834,4.

source