Sambangi Kemenko Polhukam, Mahasiswa Papua Minta Lukas Enembe Ditangkap|Penumpang Turkish Airlines yang Buat Onar Ternyata Karyawan Lion Air|Data Vaksinasi Covid-19 Kembali Nihil Hari Ini
Rabu, 12 Oktober 2022 | 09:51 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dianggap berideologi nasionalis moderat. Direktur Eksekutif SMRC Sirojuddin Abbas mengungkap ideologi para bakal calon presiden (capres) pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, menurut pandangan para pemilih.
“Ganjar cenderung moderat nasionalis,” kata Abbas dalam diskusi bertajuk “Understanding Indonesia’s Social Politic Landscape: Impact on Economic Growth and Investment Climate” dalam rangkaian Investor Daily Summit 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (11/10/2022).
Abbas mengatakan penilaian itu berdasarkan hasil survei nasional SMRC pada Maret-Agustus 2022, terutama terhadap tiga bakal capres yang selama ini berada di papan atas elektabilitas. Dua nama lain, yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.
“Menurut pandangan pemilih pak Anies itu cenderung lebih islamis, dia (Anies) menginginkan Indonesia dijalankan dengan prinsip-prinsip lebih Islam,” kata Abbas.
Sementara, Prabowo Subianto cenderung dianggap berideologi ke kiri atau ultra nasionalis. “Prabowo lebih ke kiri. Kita melihat kecenderungan Pak Prabowo ini lebih ultra nasionalis, implikasinya ke kebijakannya. Pak Anies lebih ke Islamic populism, kecenderungan ke sana,” ujarnya.
Dampaknya, menurut Abbas, mayoritas pemilih Anies adalah mereka yang menginginkan agar Indonesia dijalankan menurut ajaran Islam. Sementara, mayoritas pemilih Ganjar adalah mereka yang menginginkan Indonesia dijalankan dengan prinsip Pancasila atau UUD 1945.
“Yang mengejutkan adalah pemilih Prabowo yang ternyata juga banyak dari mereka yang menginginkan Indonesia dijalankan menurut ajaran Islam,” tutur Abbas.
Dari hasil survei Maret dan Agustus 2022, Abbas mengatakan base pemilih yang menginginkan Indonesia dijalankan sesuai nilai-nilai Pancasila atau UUD 1945 sebanyak 59,8 persen. Pemilih yang menginginkan Indonesia dijalankan menurut ajaran Islam sebanyak 27,6 persen.
Dari 59,8 persen pemilih yang menginginkan Indonesia sesuai Pancasila maupun UUD 1945 sebanyak 32 persen merupakan pemilih Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto (32 persen) Anies Baswedan (23 persen), dan 13 persen pemilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Dari 27,6 persen pemilih yang menginginkan Indonesia sesuai ajaran Islam sebanyak 38 persen merupakan pemilih Prabowo Subianto, Ganjar (26 persen), Anies (26 persen), serta 10 persen pemilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
Sumber: BeritaSatu.com
Eks Kasau Agus Supriatna disebut menerima uang mencapai Rp 17,73 miliar terkait pembelian helikopter Augusta Westland-101 atau AW-101.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu (12/10/2022), menjatuhakan vonis ke Wali Kota Bekasi Nonaktif Rahmat Effendi penjara selama 10 Tahun.
Ketua Badan Pengurus PBHI Julius Ibrani menilai rencana pembentukan Dewan Keamanan Nasional (DKN) tidak transparan dan tidak partisipatif.
Mensos Tri Rismaharini menyebut  BLT BBM sudah tersalurkan hingga 98,6% kepada masyarakat penerima manfaat di Indonesia.
Mahasiswa Papua yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Pembangunan Tanah Papua menyambangi kantor Kemenko Polhukam, Rabu (12/10/2022).
Jaksa penuntut umum KPK mendakwa bos PT Diratama Jaya Mandiri John Irfan Kenway alias Irfan Kurnia Saleh telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 738,9 miliar.
Pengukuhan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai kepala suku besar orang Papua masih terus menuai beragam penolakan.
Penumpang pesawat Turkish Airlines yang memukul pramugara hingga menimbulkan keributan di dalam pesawat ternyata dalam keadaan mabuk.
Bio Farma sebagai perusahaan induk (holding) bagi perusahaan negara dalam bidang farmasi berkomitmen mewujudkan healthcare ekosistem berbasis digital.
Data vaksinasi Covid-19 hari ini, Rabu (12/10/2022), kembali nihil atau tidak ada data penambahan vaksinasi.
 
NEWSLETTER
 
NEWSLETTER

source