TEMPO.CO, Jakarta -Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan pemerintah DKI telah melarang penjualan lima obat sirup yang ditarik peredarannya.
“Di puskesmas sudah (dilarang),” kata Heru di Jakarta, Jumat, 21 Oktober 2022. 
Sebelumnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik peredaran lima obat sirup anak. Sebab, obat-obat tersebut dinilai memiliki kandungan cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman. 
Heru menuturkan sudah ada surat edaran dari Kementerian Kesehatan yang melarang peredaran obat sirup. Diduga obat itu berpengaruh pada kasus gagal ginjal akut misterius yang diderita anak-anak.
Dinas Kesehatan DKI telah menindaklanjuti surat tersebut dengan menginstruksikan jajarannya menyetop penjualan obat sirup.
“Kami ikuti apa kebijakan dari pemerintah pusat demi masyarakat,” ucap Kepala Sekretariat Presiden itu.
Dinas Kesehatan DKI mencatat total ada 71 kasus gangguan ginjal akut di Ibu Kota. Sebanyak 11 orang berusia 6-15 tahun dan sisanya berumur kurang dari 5 tahun. 
Data ini dihimpun sejak Januari 2022 hingga 19 Oktober 2022 pukul 08.30 WIB. Dari jumlah itu, 15 orang sembuh, 16 orang masih dirawat, dan 40 orang meninggal. 
Selanjutnya 5 obat sirup yang ditarik peredarannya…

Ada 245 lebih kasus gagal ginjal akut anak dengan tingkat kematian 58% dan beberapa pihak mendorong pemerintah menetapkannya kejadian luar biasa (KLB)
Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia menilai tingginya kasus misterius gagal ginjal akut pada anak merupakan bukti buruknya kerja BPOM.
PT Pertamina (Persero) memastikan perusahaan hanya mengedarkan bahan bakar dengan oktan paling rendah RON 90 atau Pertalite pada tahun depan.
Iman Satria menilai pengadaan rumah sakit khusus anak seperti disampaikan anggota Komisi Bidang Kesra Merry Hotma, sebagai usulan yang baik.
Data Kemenkes mencatat bahwa per Minggu, 23 Oktober 2022, kasus gagal ginjal akut mencapai 245 dengan tingkat kematian mencapai 57,6%.
Karantina obat sirup ini merupakan tinjak lanjut Surat Edaran Kementerian Kesehatan tentang petunjuk penggunaan obat sediaan cair.
Top 3 Tekno Berita Kemarin, Selasa 25 Oktober 2022, terdiri dari topik WhatsApp Down lalu pulih kembali dan gagal ginjal akut misterius pada anak.
RSUD Kota Depok minta seluruh tenaga kesehatan agar lebih waspada terhadap gejala gagal ginjal akut pada pasien di bawah 18 tahun.
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mengonfirmasi sebanyak enam anak usia di bawah lima tahun mengalami gagal ginjal akut.
Pakar farmasi menyarankan perbanyak minum air putih jika terlanjur minum obat yang mengandung etilen glikol (EG). Cek alasannya.

source