Tuesday, 29 Rabiul Awwal 1444 / 25 October 2022
Tuesday, 29 Rabiul Awwal 1444 / 25 October 2022
Senin 24 Oct 2022 21:02 WIB
Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Muhammad Akbar
Pemain Arsenal Gabriel Jesus, kanan, merayakan dengan rekan satu timnya setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal dan Tottenham Hotspur, di Stadion Emirates, di London, Inggris, Sabtu, 1 Oktober 2022.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Striker Arsenal Gabriel Jesus mengungkapkan, wasit menjelaskan mengapa dia tidak diberikan penalti untuk pelanggaran yang dilakukan padanya saat bermain imbang 1-1 di Southampton.
Pemain Brasil itu berjuang selama pertandingan, dengan penampilan terakhirnya telah membuatnya menjadi lima pertandingan tanpa gol.
Pemain tengah
Granit Xhaka yang memiliki kebiasaan mencetak gol akhir-akhir ini, mencetak gol lagi dengan tendangan voli ke atap gawang di babak pertama di Saint Mary’s.
Dengan hanya unggul satu gol, The Gunners selalu berada dalam tekanan, persis seperti yang terjadi di babak kedua saat tuan rumah membalas melalui Stuart Armstrong tanpa balas.”Tidak ada keluhan,” kata Mikel Arteta dalam ulasan tentang bentrokan itu.
“Inilah sepak bola. Kami benar-benar bagus di babak pertama dan benar-benar mengendalikan permainan. Kami menciptakan banyak peluang besar yang tidak bisa kami konversi,” tambahnya dikutip dari Football London, Senin (24/10/2022).
Namun dia memahami, di Liga Primer Inggris, jika telah bermain di puncak permainan tapi tidak mencetak gol maka itu justru akan membuat tim kesulitan.
Ia mengakui di babak kedua, tim banyak mendapat masalah, terutama dengan penguasaan bola, dan itu tidak memungkinkan
Arsenal untuk mengontrol permainan seperti yang diinginkan.
Arsenal merasa sulit melakukannya ketika sampai pada keputusan wasit, terutama dalam satu tantangan tertentu yang menunjukkan Jesus ditahan oleh Duje Caleta-Car di kotak penalri.
Penyerang itu berhasil melepaskan tembakannya ke gawang, tetapi masih ada keluhan bahwa ia dihalangi secara tidak adil.
Pelanggaran itu juga serupa dengan yang dilakukan Scott McTominay, yang memberikan penalti kepada Chelsea dalam pertandingan Manchester United pada Sabtu karena pelanggaran serupa. Jesus mengungkapkan dia berbicara kepada ofisial setelah pertandingan.
“Saya berbicara dengannya langsung setelah itu dan dia berkata ‘jika Anda jatuh mungkin saya bisa memberikan penalti’,” kata Jesus.
“Tapi saya pikir saya adil, saya mencoba untuk menahan dan terus berdiri dan mencoba untuk menyelesaikan aksi tetapi pada akhirnya dia menangkap saya dan itu tidak mungkin, jadi saya turun dengan normal.”
“Tapi itu bukan alasan mengapa kami tidak memenangkan pertandingan dan kami memiliki banyak peluang,” jelasnya.
Dapatkan Update Berita Republika
5 Kisah dalam Alquran, Refleksi untuk Meningkatkan Kesabaran Diri
Menghalalkan Mantan Istri dengan Nikah Muhallil, Sahkah?
Detik Kelahiran Nabi Muhammad SAW dan 3 Perempuan yang Temani Ibunda Aminah
Haruskah Makmum Membaca Doa Iftitah dan Surat Al Fatihah?
Karya Ibnu Sina yang Minginspirasi Dunia Kedokteran Barat Modern
Kisah
Setiap hari kesabaran kita diuji dengan berbagai cara.
Jawa Barat
Hal ini ditandai pelatihan menyembelih hewan Qurban kepada para ketua DKM
Kurusetra
Mendownload lagu dari YouTube kini tidak lagi sulit, cukup gunakan MP3 Juice.
Info Sehat
Jika balita tak kencing dalam waktu enam sampai 12 jam segera bawa ke dokter
Sumatra
Seorang wanita di Jambi yang sempat hilang ditemukan di perut ular piton
3 PHOTO
4 PHOTO
3 PHOTO
4 PHOTO
4 PHOTO
Selasa , 25 Oct 2022, 00:08 WIB
Senin , 24 Oct 2022, 19:02 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved
source