TIMESINDONESIA, BANJARBKD Provinsi Jawa Barat hari ini mengunjungi Puskesmas Banjar 3 guna melakukan visitasi lapangan seleksi PNS berprestasi. Seleksi ini dilakukan setelah Kepala UPTD BLUD Puskesmas Banjar 3, dr Sari Wahyu Ningrum masuk dalam Final 10 besar PNS berprestasi di kategori PNS inspiratif, Kamis (20/10/2022).
Ada 3 kategori yang dilombakan dalam seleksi PNS berprestasi ini yaitu PNS inovatif, inspiratif dan the future leader. Untuk Kota Banjar, dr Sari terpilih di kategori kedua karena dinilai memiliki jutaan followers di media sosialnya yang senantiasa menyuguhkan informasi berwawasan kesehatan dengan cara unik, lugas dan mudah dicerna masyarakat.
Dijabarkan dr Feri Adiyanto, Ketua tim juri dalam visitasi lapangan tersebut, dr Sari merupakan salah satu kandidat sebagai seorang PNS berprestasi se-Jawa Barat tahun 2022 untuk kategori inspiratif.
"dr Sari ini lolos babak final setelah melalui 3 seleksi sebelumnya untuk kategori inspiratif," jelasnya.
Salah satu poin yang menyebabkan dr Sari ini lolos ke babak final bersama 9 PNS pesaingnya se-Jawa Barat yakni karena dinilai mampu menginspirasi banyak orang.
"Kami menilainya seberapa besar beliau bisa menginspirasi sehingga orang bisa terinspirasi untuk mengikuti apa yang dilakukan dr Sari," ungkapnya.
Artinya, apabila satu orang mengikuti kebaikan orang lain dan itu kemudian diikuti yang lainnya maka nilai positif dari apa yang dilakukan d Sari selama ini dianggap berhasil.
dr Feri mengungkap sebelumnya ditahap seleksi ada 2 PNS yang terpilih dalam lomba PNS berprestasi yakni salah satunya dr Agus dari RS PMC yang terpilih PN berprestasi di kategori inovatif namun gagal masuk ke babak Final.
"Di Jawa Barat, dr Sari akan bertarung dengan 9 kandidat lainnya tapi pesaingnya bukan hanya ASN kabupaten/Kota tapi juga dari Provinsi Jawa Barat dan profesinya beragam ya, bukan dokter saja. Ada guru, Satpol PP dan penyuluh pertanian dan ini yang akan cukup menyulitkan penilaian," jelasnya.
Sementara itu, Dede Purnama,S.Ag, M.AP selaku ketua visitasi dari BKD Jawa Barat mengatakan bahwa rencananya pemenang akan diumumkan pada HUT Korpri pada 29 November mendatang dan hadiahnya akan langsung diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
"Dalam setiap kategori, kami mengambil 3 juara yaitu juara 1,2 dan 3," terangnya.
Bagi sang Juara, lanjutnya, akan ditandingkan kembali ke tingkat Nasional oleh Provinsi Jawa Barat.
Dalam kegiatan visitasi lapangan yang digelar di Aula Puskesmas Banjar 3 lantai 2 ini dihadiri Kepala BKPSDM Kota Banjar dan jajarannya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar dan staffnya, Sekdis Kominfo Kota Banjar, Camat Banjar, Lurah Banjar dan Mekarsari serta pihak-pihak terkait yang berhubungan langsung dengan sepak terjang dr Sari di Lapangan.
Tim juri kemudian mengajukan beberapa pertanyaan dan tanggapan terkait profile dan apa saja aktivitas yang biasa dilakukan dr Sari sehingga begitu banyak menginspirasi banyak orang terutama dengan konten-konten media sosialnya yang banyak menarik perhatian publik.
"Beliau ini memiliki kredibilitas sebagai seorang PNS dimana setiap edukasi yang disampaikannya mudah dicerna oleh masyarakat dan menarik untuk diikuti," terang dr Andi, Kadis Kesehatan Kota Banjar.
Sebagai atasannya, dr Andi mengaku salut dan bangga atas kreativitas dan sepak terjang dr Sari dalam menyampaikan prokes melalui media sosialnya yang justru juga menginspirasi dirinya juga untuk menggunakan medsos dalam hal positif terlebih berkaitan dengan edukasi terkait kesehatan.
Hal senada juga disampaikan semua yang hadir dalam ruangan tersebut yang banyak memberikan penilaian positif terkait kontribusi yang selama ini diberikan dr Sari.
Ini juga disampaikan Sekdis Kominfo, Hary Permana, ST yang mengatakan bahwa dr Sari dinilai menggerakkan pembangunan yang berwawasan kesehatan melalui media sosial.
"Tentu saja ini memberikan nilai positif dimana seorang dokter dapat memberikan edukasi yang humanis dan menarik melalui media sosial," katanya.
Selain sebagai seorang dokter yang dicintai pasiennya, jiwa sosial dr Sari yang tinggi membuat sosoknya dielu-elukan masyarakat.
Mulai dari lingkungan tempat tinggal, dunia pendidikan sampai ke tempat ibadah sekalipun, dr Sari dikenal memiliki kontribusi pemikiran dan materi yang tak sedikit.
Memiliki puluhan anak asuh, dr Sari juga memberangkatkan guru ngaji dan tokoh agama lainnya yang kurang mampu Umroh secara gratis. Selain rutin memberikan sedekah lewat Jumat Berkah, banyak masyarakat yang terbantu dengan kebaikan-kebaikan yang ditebarkannya selama ini.
Bahkan, dr Sari Wahtu Ningrum tidak memungut biaya pengobatan maupun khitanan bagi anak yatim di klinik pengobatan yang dimilikinya. (*)
**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.
11/08/2022 – 17:08
Copyright 2014 – 2022 TIMES Indonesia. All Rights Reserved.
Page rendered in 9.4877 seconds. Running in Unknown Platform

source