DPR Minta Kemenkes Tambah Fasilitas Kesehatan di Puskesmas
Anggota DPR RI Fraksi PKB itu menyatakan bahwa peningkatan kualitas kesehatan di Puskesmas harus menjadi prioritas pemerintah.
"Puskesmas ini kan layanan primer kesehatan, yang menjadi tujuan pertama warga untuk mendapat pelayanan kesehatan. Karena itu, harus memadai fasilitas dan SDM-nya. Saya minta Kemenkes segera menyediakan alat-alat yang memadai serta memastikan Nakes bisa bekerja maksimal untuk melayani masyarakat," tutur Nihayah kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).
BACA JUGA: Relawan Publik Jawa Barat Deklarasi Dukung Puan Maharani Capres 2024 BACA JUGA: Gerindra Salurkan Bantuan Beasiswa ke Masyarakat di DKI Jakarta Baca Juga Sebab, kesehatan merupakan hak dasar warga yang harus dipenuhi pemerintah, di samping keamanan dan pendidikan.
Dari 20 korban yang melapor, 3 di antaranya masih anak-anak. Baca lebih lajut >>
Anggota DPR mengapresiasi Kapolri tak 'tebang pilih' berantas narkoba“… Ini bukti bahwa institusi Polri tidak tebang pilih dalam memberantas peredaran narkoba yang menjadi musuh besar bangsa indonesia, meskipun itu anak buah beliau,' kata DPR . Harusnya jangan pernah ada, itu sudah sangat memalukan, semoga kedepannya tidak ada lagi.
Komisi III DPR menyarankan tes urine mendadak anggota kepolisianWakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh menyarankan dilakukan tes urine secara mendadak setiap saat untuk melumpuhkan jaringan narkoba tanpa … DPR juga lah Anggota dpr wajib juga di test urine…
Anggota DPR : Masyarakat Sejahtera, Hutan TerjagaAnggota Dewan dari Dapil Aceh itu mengatakan, hutan di Aceh akan terjaga apabila masyarakat yang menjaga dan tinggal di sekitar hutan di dukung dengan anggaran
Anggota DPR RI mengapresiasi Pemkab Bangka atasi COVID-19Anggota DPR RI Rudianto Tjen memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil atasi pandemi …
Anggota DPR Mantan Pengurus PSSI Ini Desak Iwan Bule Ikuti Rekomendasi TGIPF untuk Mundur |Republika OnlineTGIPF merekomendasikan Ketua Umum dan Exco PSSI mundur buntut Tragedi Kanjuruhan. Prestasi PSSI cukup baik kok di bawah Pak Iwan Bule, tragedi itu di picu oknum suporter tolol, bukan oleh PSSI. Jangan karena ada yg punya syahwat ingin berkuasa di PSSI lantas berpolitik kotor dengan memanfaatkan momentum tragedi Kanjuruhan, kotor dan hina sekali cara² itu PSSI itu dibawah FIFA dan AFC, emangnya mau indonesia seperti dulu berkompetisi tetapi gk bisa ikut kompetisi internasional sama sekali. ada juaranya tapi udah stag diasitu aja. 😁😁 TGIPF ini kok merekomendasikan ketua umum PSSI mundur , ingat federasi sepak bola jangan ada campur tangan pihak luar , apa kalian sudah lupa kita pernah di sangsi FIFA karena campur tangan pemerintah dalam sepak bola
Anggota DPR ingatkan penyelenggaraan G20 harus didukung semua pihakAnggota Komisi I DPR RI Christina Aryani menilai penyelenggaraan Konferensi Tingkat TInggi (KTT) G20 harus didukung semua pihak, karena keberhasilan agenda …
Liputan6.Anggota DPR mengapresiasi Kapolri tak"tebang pilih" berantas narkoba Jumat, 14 Oktober 2022 20:54 WIB Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi.Sabtu, 15 Oktober 2022 09:29 WIB Kegiatan tes urine di Aspol Polres Simalungun.MENJAGA kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama, ekploitasi hutan yang tak terkendali akan berakibat bencana bagi semua pihak.
com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan instansi terkait agar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas, termasuk Tamanan Bondowoso. Dia mendesak penambahan fasilitas Puskesmas dan alat TCM, serta peningkatan kualitas Nakes di sana. Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang tidak "tebang pilih" dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, setelah menangkap Irjen Pol Teddy Minahasa. "Puskesmas ini kan layanan primer kesehatan, yang menjadi tujuan pertama warga untuk mendapat pelayanan kesehatan. "Salah satu cara terampuh mencegah dan mengatasi jebakan bisnis hitam narkoba, agar tidak menyasar aparat kepolisian adalah lakukan tes urine secara mendadak setiap saat. Karena itu, harus memadai fasilitas dan SDM-nya. Ini bukti bahwa institusi Polri tidak tebang pilih dalam memberantas peredaran narkoba yang menjadi musuh besar bangsa indonesia, meskipun itu anak buah beliau," kata Andi Rio, di Jakarta, Jumat. Saya minta Kemenkes segera menyediakan alat-alat yang memadai serta memastikan Nakes bisa bekerja maksimal untuk melayani masyarakat," tutur Nihayah kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022). Lebih lanjut dia menjabarkan, kelestarian hutan akan membawa kesejahteran bagi hidup banyak orang.
BACA JUGA: Relawan Publik Jawa Barat Deklarasi Dukung Puan Maharani Capres 2024 BACA JUGA: Gerindra Salurkan Bantuan Beasiswa ke Masyarakat di DKI Jakarta Baca Juga Sebab, kesehatan merupakan hak dasar warga yang harus dipenuhi pemerintah, di samping keamanan dan pendidikan. Langkah itu, menurut dia, agar publik merasa mendapatkan kedudukan hukum dan keadilan yang sama. Hal itu, menurut dia, karena dunia narkoba merupakan kejahatan dengan perputaran uang senilai puluhan hingga ratusan triliun rupiah. Nihayatul Wafiroh yang berkunjung langsung ke Puskesmas Tamanan Bondowoso pada Jumat, 15 Oktober 2022 itu telah meninjau fasilitas kesehatan yang ada dan bertemu kepala serta tenaga kesehatan. "Saya melihat Nakes sangat sibuk dengan administrasi. Dia meminta agar seluruh personel Polri dapat menjadikan peristiwa penangkapan Irjen TM sebagai pembelajaran dan evaluasi kepada individu masing masing untuk tidak bermain-main dengan narkoba dan menyalahgunakan jabatan. Mereka begitu sibuk dengan laporan dan sertfikasi, yang konsentrasi ke pelayanan malah minim. Dia mengingatkan bahwa aparat kepolisian adalah aparat penegak hukum yang harus berdiri di depan untuk menghentikan penyalahgunaan narkoba. Padahal Puskesmas kan tujuan utama untuk preventing dan promoting kesehatan. "Sikap tegas Kapolri merupakan peringatan keras bagi siapa saja personel Polri yang melakukan indisipliner. Akan tetapi untuk melakukan penjagaan itu pemerintah masih acuh tak acuh mengganggarkan dana.
Sedangkan untuk alat yang sangat dibutuhkan itu TCM. Itu tadi penjelasan kepala Puskesmas," jelas dia. Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyebutkan Irjen Pol Teddy Minahasa (TM) diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang diselidiki Polda Metro Jaya. Baca juga:. Menurut Nihayah, Kepala Puskesmas Tamanan menerangkan bahwa mereka sangat membutuhkan TCM sebagai alat diagnosa masyarakat yang mengeluhkan sakit. Jika nihil, maka harus dipindah ke tempat lain dan hal tersebut menjadi faktor terlambatnya penanganan pasien. Sigit menjelaskan keterlibatan Teddy Minahasa diketahui dari penyidikan jaringan narkoba yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6. Di kesempatan yang sama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa yang harus menjadi fokus pemerintah di daerah konservasi itu bagaimana memberikan pendanaan.
com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. Dari situ dilakukan pengembangan ternyata terdapat keterlibatan anggota polisi berpangkat bripka dan kompol dengan jabatan kapolsek. 2 dari 2 halamanRevitalisasi PuskesmasAdapun program Revitalisasi Puskesmas pada 2023 yang direncanakan Kemenkes, sambungnya, harus dapat terlaksana dan dapat mengatasi permasalahan kesehatan yang dihadapi masyarakat. Salah satu yang disorot adalah terkait masih tingginya angka stunting di Bondowoso. Stunding di Bondowoso tercatat masih sangat tinggi, yakni di angka 37 persen, di atas angka rata-rata stunting nasional yaitu 24 persen dan tertinggi ketiga se-Jawa Timur. Salah satu cara megatasi stunting adalah mencegah pernikahan usia dini. Solusi lainnya, lanjut Dedi, pada revisi undang-undang konservasi harus mengatur terkait kebijakan fiskal antara daerah penyangga konservasi dengan yang menghasilkan untuk negara.
Sebab, pernikahan dini seringkali menyebabkan anak kekurangan gizi dan orang tua juga belum cukup siap berumah tangga. Puskesmas pun berperan penting untuk secara masif melakukan sosialisasi perihal tersebut. "Sekali lagi, pemerintah harus segera menindaklanjuti temuan-temuan ini. Masyarakat harus sehat dan kewajiban pemerintah adalah menyediakan serta memberikan fasilitas dan SDM yang memadai untuk itu," Nihayah menandaskan. * BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, DPR Kenakan Pita Hitam Saat Paripurna +3Advertisement .

Head Topics, mempublikasikan berita terbaru dari seluruh dunia. Berita utama dan berita lokal adalah HeadTopics.com segera.

source