berita.depok.go.id – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Kecamatan Limo terus memperbarui pengetahuan kader Posyandu di wilayahnya tentang penanganan stunting. Salah satunya terkait Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA).
Kepala UPTD Puskesmas Limo, Toni Hermawan mengatakan, PMBA termasuk faktor penting dalam pengentasan stunting. Dengan terus diberikan pelatihan, diharapkan para kader menjadi kader PMBA.
“Kalau kader yang dilatih bisa menerapkan, maka dapat dicegah atau ditekan anak stunting atau wasting. Para kader juga telah berpredikat kader PMBA,” ungkapnya kepada berita.depok.go.id Selasa (11/10/22)
Dikatakannya, kader yang dilatih sebanyak 30 orang. Pelatihan diberikan selama tiga hari, mulai dari 7 hingga 9 Oktober 2022 di Aula UPTD Puskesmas Limo.
Narasumber pelatihan berasal dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) cabang Kota Depok, Deasy Martini, SKM. Imbuhnya, pelatihan kader juga menjadi prioritas pihaknya, agar dapat terbentuk kader PMBA di semua Posyandu wilayah kerja UPTD Puskesmas Limo.
“Semoga kader-kader Posyandu menjadi kader PMBA, pengetahuan makanan bayi dibawah dua tahun (baduta), pengetahuan ASI, MP ASI dan pemantauan pertumbuhan baduta dapat meningkat,” tutupnya. (JD 03/ED 01/EUD02)
Ombudsman RI Lakukan Penilaian Pelayanan Publik di Pemkot Depok
Bappeda Gelar Bimtek Perencanaan Pembangunan Selama Tiga Hari
Bang Imam Ajak Pelajar Terus Mengenyam Pendidikan hingga Perguruan Tinggi
Bang Imam Sampaikan Pentingnya Wawasan Kebangsaan Bagi Generasi Muda
KPU Depok Sosialisasikan Jadwal dan Tahapan Pemilu 2024 ke Warga Cipayung
Dinilai Ombudsman RI, Dinsos Optimistis Dapat Hasil Terbaik
Dikelola Oleh: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok, Jl. Margonda Raya No. 54 Gedung Dibaleka 2 Depok lt.7