Sorong, InfoPublik – Kegiatan bakti sosial pengobatan massal merupakan program dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat.
Kita melaksanakan kegiatan ini, sesuai dengan instruksi dari Ketua IDI agar kita di daerah untuk berkoordinasi dengan Pemda yang ada di wilayah Sorong Raya.
Demikian dijelaskan Ketua IDI Sorong Raya dr. Tumpal Simatupang, Sp.ThT, KL di Mayamuk, Sabtu (15/10/2022).
Kita melaksanakan kegiatan di Puskesmas Mayamuk ini atas koordinasi kami dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong. Di mana beliau juga merupakan bagian dari anggota IDI.
Bahkan, untuk mendukung kegiatan bakti sosial, kita libatkan semua dokter. Baik dokter umum maupun dokter spesialis, katanya.
Pengobatan yang kita berikan saat ini, yakni terkait penyakit dalam, anak, kandungan, bedah, ThT, mata, anastesi, saraf, kulit, mata,gigi,  dan  ada juga rehabilitasi medik. Semuanya dilayani secara gratis, urainya.
Misalkan, ada pengobatan lanjutan. Kita akan buatkan surat rujukan ke RSUD Dr. JP Wanane. Nanti pihak rumah sakit tersebut, yang akan menindaklanjutinya.
Nanti sistim rujukan berkelanjutan akan diterapkan. Apabila ditemukan pasien yang membutuhkan untuk dirujuk tentu dari Kepala Puskesmas setempat yang akan membuat surat rujukan ke RSUD.
Rujukannya berjenjang. Nanti dari Puskesmas pasien tersebut diarahkan ke rumah sakit rujukan, dan dari situ akan diteruskan ke RS di luar daerah. Jika, memang pasien  itu yang perlu ditangani lebih lanjut.
“Terpenting si pasien rajukan tadi memiliki BPJS Kesehatan. Itu tidak menjadi masalah,” imbaunya.
Untuk target pelayanan kita saat ini sekitar 400-500 pasien. Kita akan layani mereka semua sampai selesai.
Tenaga  yang kita turunkan saat ini ada sekitar 18 dokter spesilis.  Seperti dokter anak ada dua orang. Begitu pula dokter penyakit dalam ada tiga.
Selain itu, ada 32 dokter umum. Termasuk adik-adik kita  dari Fakultas Kedokeran dari Unipa (Universitas Negeri Papua) kita libatkan juga untuk pengantaran, tambahnya. (MC Kab. Sorong/rim/toeb)
 
 
 
 
 
 
40 Kali

Copyright © 2018 InfoPublik. All rights reserved.

source