Laporan Yocerizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mengapresiasi sikap Teuku Taufiqulhadi yang berani meminta maaf.
Ketua DPW Partai NasDem Aceh itu sebelumnya mengaku khilaf dan menarik pernyataannya yang meminta pusat mengembalikan bank konvensional ke Aceh.
Menurut Syech Fadhil, sikap berani Teuku Taufiqulhadi itu patut diapresiasi.
“Tak mudah bagi seseorang untuk mengaku khilaf ketika mengeluarkan pernyataan salah,” kata Syech Fadhil, Senin (31/10/2022).
“Tapi Pak Ketua (Teuku Taufiqulhadi) melakukannya. Ini bentuk pengakuan yang sangat tulus dan luar biasa,” tambah sahabat Ustadz Abdul Somad (UAS) ini lagi.
Syech Fadhil mengatakan, salah itu biasa. Apalagi manusia memang tidak luput dari kesalahan.
“Justru dengan kejadian ini kita tahu bahwa beliau memiliki kebesaran hati yang luar biasa,” imbuh Syech Fadhil.
Lebih lanjut, Anggota DPD RI ini mengajak semua politisi berdarah Aceh untuk sama-sama berjuang menegakan syariat Islam di provinsi ini.
“Siapapun kita dan partai manapun, ayo saling melengkapi,”
“Kalau menghujat itu tidak akan menyelesaikan masalah. Mari kita kuatkan syariah dengan peran masing-masing,”.
“Kita harus saling menguatkan untuk Aceh. Insya Allah, kedepan Aceh akan lebih baik dengan syariat Islam yang kaffah,” ucap Syech Fadhil.
Senator asal Aceh menjelaskan, pelaksanaan syariat Islam di memang harus diperkuat, dan itu membutuhkan peran semua pihak.
Baca juga: Jembatan Gantung di Gujarat India Runtuh, 81 Orang Tewas, Ratusan Orang Jatuh ke Sungai
Baca juga: VIDEO POPULER BAHASA ACEH Irwandi Tiba di Aceh, Warga Diamuk Gajah sampai Remaja Terseret Sungai
Baca juga: Pernyataan Lengkap Permintaan Maaf Ketua NasDem Aceh soal Bank Konvensional Dikembalikan di Aceh
“Kita akui pelaksanaan syariah Islam di Aceh masih jauh dari kata sempurna. Tapi ini bukan berarti meruntuhkan apa yang sudah dibangun,”

source