TEMPO.CO, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dirinya percaya bahwa KPK akan menjalankan tugasnya secara profesional dalam soal Formula E. 
Hal yang telah ia sampaikan beberapa hari lalu di beberapa kesempatan itu, ia ulangi pada peringatan hari ulang tahun Karang Taruna ke-62 di Setu Babakan, Jagaraksa, Jakarta Selatan, Minggu 9 Oktober 2022. Ia menganggap lembaga anti korupsi itu telah bekerja secara profesional.
“Saya rasa KPK menjalankan tugasnya secara profesional. Ketika sebuah institusi menerima laporan maka institusi harus menindaklanjuti,” katanya kepada wartawan.
Sama seperti Pemprov DKI, lanjutnya, sebuah institusi memang mesti menindaklanjuti laporan yang masuk. 
“Sama seperti saya di Pemprov DKI, kalau saya di Pemprov terima laporan maka saya akan melakukan penyelidikan, dicek apakah laporannya benar atau tidak,” lanjutnya.
“Kalau benar diteruskan, kalau tidak benar ya sudah selesai, kita hormati. Saya percaya KPK menjalankan tugasnya dengan profesional,” tambahnya
Koran Tempo menulis bahwa KPK telah menggelar ekspose kasus Formula E beberapa kali, termasuk pada Rabu, 28 September 2022. Tiga penegak hukum yang mengetahui gelar perkara itu mengatakan satuan tugas membeberkan hasil penyelidikan timnya dalam gelar perkara. Hasilnya, kasus Formula E dinilai belum cukup bukti untuk dilanjutkan ke penyidikan. Namun, Ketua KPK Firli Bahuri ditengarai berkukuh agar kasus itu naik penyidikan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai tuduhan kriminalisasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan tuduhan kontraproduktif. KPK menyatakan kasus Formula E masih di tahap penyelidikan.
“KPK menyayangkan adanya opini yang menyebut pimpinan KPK mamaksakan penanganan perkara Formula E,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, Senin, 3 Oktober 2022.
Ali mengatakan gelar perkara merupakan forum yang terbuka dan memberikan kesempatan semua pihak untuk menyampaikan pendapatnya. “Tuduhan-tuduhan yang kontraproduktif ini tentu tidak hanya bergulir kali ini, namun terus ada bahkan sejak awal-awal KPK berdiri dan memulai tugasnya dalam menangani perkara korupsi,” kata dia.
MUHSIN SABILILLAH
Baca juga: Anies Baswedan Hadiri HUT Karang Taruna Ke-62 di Setu Babakan Sekalian Pamitan
Sebuah video pendek kembali ramai soal pernyataan Anies Baswedan tidak akan maju capres bersaing dengan Prabowo Subianto.
Nama AHY digadang-gadang bakal disodorkan Partai Demokrat untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Gubernur DKI Anies Baswedan menghadiri perayaan ulang tahun Karang Taruna di Setu Babakan. Sekalian mohon pamit.
Pasek menerangkan ada tantangan yang mesti dihadapi AHY jika dirinya maju sebagai pendamping Anies Baswedan.
Politikus PDIP Gembong Warsono mengaku percaya terhadap kinerja Heru Budi Hartono yang akan jadi Pj Gubernur gantikan Anies Baswedan.
Anies Baswedan mengatakan, langkahnya untuk menciptakan keadilan tak selalu disambut dengan kegembiraan.
Mardani Ali Sera, menanggapi peluang Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY menjadi pendamping Anies Baswedan
Sebanyak 131 penonton laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, tewas akibat kebrutalan polisi dan tentara.
Anies Baswedan mengatakan peningkatkan layanan kesehatan warga melalui transformasi pelayanan RSUD di Jakarta dilakukan di berbagai aspek.
Jakarta mempertahankan ketahanan pangan warganya melalui penyediaan subsidi pangan.

source