Reporter : Arif Hidayat
Berdasarkan hasil pengukuran pada bulan Agustus terjadi penurunan jumlah balita stunted (pendek) di Kota Sukabumi. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr. Rita Fitrianingsih, dalam pertemuan penguatan surveillans gizi yang menghadirkan pada kepala Puskesmas se – Kota Sukabumi, pada hari Rabu 19 Oktober 2022, di Hotel Horison, menjelaskan melalui bulan penimbangan yang diikuti oleh 20.017 balita, diketahui angka stunted di Kota Sukabumi saat ini berada pada kisaran 4,03 persen dari sebelumnya 5,9 persen.
Pada kegiatan yang dibuka oleh Wali Kota, Achmad Fahmi, Kepala Dinkes juga menjelaskan bahwa penderita stunted saat ini sebanyak 806 balita dengan jumlah terbanyak berada di Kelurahan Sukakarya. Selain itu jika dihitung berdasarkan status ekonomi maka 61,9 persen berasal dari keluarga miskin dan sisanya dari keluarga non miskin.
Sedangkan Wali Kota dalam kesempatan tersebut mengutarakan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam pemantauan masalah gizi yang akan berguna sebagai bahan pertimbangan kebijakan Pemerintah Daerah dalam mensejahterakan masyarakat.
Ia pun mengharapkan setiap Puskesmas mampu meningkatkan upaya promotif dan preventif dalam kesehatan masyarakat didukung inovasi serta pemanfaatan teknologi.





Kota Sukabumi terletak pada bagian selatan tengah Jawa Barat pada koordinat 106° 45’ 50’’ Bujur Timur dan 106&d… Detail
Galeri foto kegiatan dan foto acara kota sukabumi