Emiten bersandi SILO ini membukukan pendapatan sebesar Rp3,4 triliun pada semester I/2022 dan EBITDA sebesar Rp820 miliar. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih SILO Rp210,3 miliar pada semester I/2022.
Penerimaan pasien rawat inap pada semester I/2022 sebanyak 106.939 orang, meningkat 23,9 persen dibandingkan 86.318 orang pada semester I/2021.
Rawat inap harian pada 6 bulan pertama ini stabil meskipun rawat inap Covid-19 hampir tidak ada dibandingkan dengan semester I/2021 dengan hari rawat inap 366.928 orang.
Siloam merawat lebih dari 1,4 juta pasien rawat jalan pada semester I/2022, meningkat sebesar 24,4 persen dibandingkan dengan semester I/2021.
Jika dibandingkan dengan lingkungan operasi serupa di kuartal I/2022, penerimaan rawat inap , Hari Rawat Inap dan Kunjungan Rawat Jalan masing-masing lebih tinggi sebesar 21,9 persen, 1,2 persen dan 20,7 persen.
Siloam terus mengalami pemulihan volume karena pasien merasa semakin nyaman untuk mencari perawatan medis di rumah sakit pasca dampak COVID.
Volume pasien Siloam tumbuh di kuartal II/2022 dibandingkan dengan kuartal I/2022, meskipun periode Lebaran jatuh dalam kuartal ke-2 yang secara tradisional menyebabkan penurunan volume pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.