Logo perusahaan Goldman Sachs ada di lantai New York Stock Exchange (NYSE) di New York City, AS pada 13 Juli 2021. (Foto: Reuters/Brendan McDermid)
JAKARTA, investor.id – Goldman Sachs telah memberhentikan setidaknya 25 bankir di Asia, menurut laporan dari Bloomberg News pada Selasa (20/9), mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini. Pasalnya, volatilitas di pasar modal telah menghambat pembuatan kesepakatan di seluruh sektor.
Pemangkasan tersebut meluas ke pasar modal ekuitas bank, perawatan kesehatan, dan telekomunikasi, media dan tim teknologi di Asia. Sebagian besar berdampak pada bankir tingkat junior yang terlibat dalam kesepakatan di Greater China, kata laporan Bloomberg.
Baca juga: Lagi, Goldman Sachs dan Nomura Pangkas Prospek Ekonomi Tiongkok
“Setiap tahun secara global kami melakukan penilaian strategis terhadap sumber daya kami dan mengkalibrasi jumlah karyawan dengan lingkungan operasi saat ini,” kata juru bicara Goldman, Selasa.
“Kami terus tetap fleksibel sambil mengeksekusi terhadap prioritas pertumbuhan strategis kami,” lanjutnya.
Goldman dan rekan-rekannya telah melakukan pengembangan secara agresif untuk berekspansi di Tiongkok setelah negara itu sepenuhnya membuka industri sekuritasnya. Namun lockdown dan krisis geopolitik menghancurkan aktivitas perbankan investasi di daratan Tiongkok.
Pekan lalu Reuters melaporkan raksasa Wall Street itu berencana memangkas pekerjaan pada awal bulan ini setelah menghentikan praktik tahunan selama dua tahun selama pandemi, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut.
Baca juga: Goldman Sachs Pangkas Perkiraan PDB Tiongkok Tahun Ini Jadi 4%
Goldman Sachs biasanya memangkas sekitar 1% hingga 5% stafnya setiap tahun. Pemangkasan staf pada 2022 kemungkinan akan berada di ujung bawah kisaran itu, kata sumber itu kepada Reuters. Ia menambahkan bahwa pengurangan staf dapat dimulai pada awal pekan ini.
Jumlah karyawan Goldman membengkak menjadi 47.000 pada akhir Juni 2022, naik 15% dari tahun sebelumnya. Pemotongan 1% staf akan menyiratkan pengurangan sekitar 500 bankir.
Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Sumber : REUTERS
Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS
Terpopuler
01
Kini Giliran Shopee Indonesia PHK 180 Karyawan, Pesangonnya Segini
Senin, 19 September 2022 | 12:05 WIB
02
Duh, Ethereum Senilai Rp 5,9 Triliun Dilikuidasi dalam 24 Jam
Senin, 19 September 2022 | 16:00 WIB
03
Mau Private Placement Rp 24 Triliun, Bumi Resources (BUMI) Minta Restu
Selasa, 20 September 2022 | 10:55 WIB
04
Waran Terstruktur BBRI, UNVR, ADRO Resmi Listing di BEI, Begini Detailnya
Senin, 19 September 2022 | 09:43 WIB
05
MNC Asia Holding (BHIT) Jual Saham MNC Land (KPIG), ke Siapa?
Senin, 19 September 2022 | 08:16 WIB
Terkini
RUU Perkoperasian Bikin Koperasi Lebih Tangguh dan Mandiri
Selasa, 20 September 2022 | 23:51 WIB
Pemerintah Anggarkan Subsidi Energi Rp 338 Triliun Tahun Depan
Selasa, 20 September 2022 | 23:48 WIB
Besok, Pemerintah Umumkan Holding dan Subholding PLN
Selasa, 20 September 2022 | 23:33 WIB
Ciptakan Keseimbangan, KKP Implementasikan Ekonomi Biru Melalui Perencanaan Ruang Laut Nasional
Selasa, 20 September 2022 | 23:09 WIB
Kemenkeu Siapkan DID Sebesar Rp 3 Triliun untuk 125 Daerah
Selasa, 20 September 2022 | 23:00 WIB
Anda belum login
Anda belum login
Sign InorSign Up
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Email
Password
Nama
Email
Password
Ulangi Password
Pencarian
INVESTOR.id
Copyright ©2022 Investor Daily. All Rights Reserved