INFO NASIONAL Ketua MPR, Bambang Soesatyo, menuturkan hasil rapat gabungan pimpinan MPR dengan pimpinan fraksi dan kelompok DPD sepakat menerima laporan Badan Pengkajian MPR RI tentang Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), termasuk kesepakatan untuk menggelar sidang paripurna MPR awal September 2022 guna mendengarkan pemandangan umum fraksi dan kelompok DPD untuk membentuk Panitia Ad Hoc yang akan menyusun rumusan-rumusan bentuk hukum dari PPHN, sekaligus mengkaji peluang digunakannya Konvensi Konstitusi sebagai terobosan menghadirkan PPHN tanpa amandemen UUD NRI 1945.
“Sidang paripurna MPR untuk pengambilan keputusan pembentukan Panitia Ad Hoc rencananya dilakukan pada awal September 2022, di luar Sidang Tahunan MPR yang akan diselenggarakan pada 16 Agustus 2022. Panitia Ad Hoc MPR merupakan alat kelengkapan MPR yang berwenang menyiapkan rancangan keputusan MPR. Khususnya untuk menindaklanjuti dan menyempurnakan substansi PPHN yang telah disampaikan Badan Pengkajian MPR,” ujar Bamsoet usai memimpin rapat gabungan pimpinan MPR dengan pimpinan fraksi dan kelompok DPD di Jakarta, Senin, 25 Juli.
Bamsoet menjelaskan, komposisi Panitia Ad Hoc terdiri dari 10 pimpinan MPR ditambah 45 anggota secara proporsional dari fraksi dan kelompok DPD. Antara lain, 8 anggota Fraksi PDI Perjuangan, 5 anggota Fraksi Golkar, 5 anggota Fraksi Gerindra, 4 anggota Fraksi Nasdem, 4 anggota Fraksi PKB, 3 anggota Fraksi Demokrat, 3 anggota Fraksi PKS, 3 anggota Fraksi PAN, 1 anggota Fraksi PPP, dan 9 anggota kelompok DPD RI.
“Rapat gabungan juga membahas persiapan Sidang Tahunan MPR RI yang akan diselenggarakan 16 Agustus 2022. Dari hasil pertemuan konsultasi Pimpinan MPR dengan Presiden, dan dari koordinasi antara Sekretariat Jenderal MPR, DPR, DPD, dan Sekretariat Negara, format Sidang Tahunan MPR masih sama seperti tahun sebelumnya. Yaitu menjadi satu rangkaian dengan Sidang Bersama DPR dan DPD. Kehadiran anggota MPR, jika situasi pandemi Covid-19 semakin membaik, dapat dihadiri oleh seluruh anggota MPR, para mantan presiden dan mantan wakil presiden, para ketua umum partai politik, dan para duta besar negara sahabat,” tutur Bamsoet.
Setelah menyelenggarakan Sidang Tahunan MPR, pada 18 Agustus mendatang MPR juga akan memperingati Hari Konstitusi. Pelaksanaannya akan dirangkaikan dengan HUT MPR ke-77, dengan tema Konstitusi Sebagai Dasar Pijakan Bagi Kebangkitan Ekonomi dan Politik Global Pasca Pandemi. “Dari pertemuan konsultasi dengan Pimpinan MPR RI pada 14 Juli 2022 lalu, Presiden Joko Widodo menyatakan akan hadir dan memberikan sambutan,” ucap Bamsoet. (*)
BPJS Kesehatan gencar menjalin kolaborasi demi mencapai cakupan kesehatan semesta atau UHC.
Brand lokal berkembang bersama Shopee Pilih Lokal.
Sebanyak 339.468 jiwa atau 95,55 persen penduduk Kota Sukabumi resmi terdaftar sebagai peserta JKN per 1 Agustus 2022
DPR akan menggunakan hak fungsi pengawasan
Prospek ekonomi dari sepak bola sangat bergantung dari pengendalian pandemi Covid-19 varian baru
Penonton konser dimanjakan dan dimudahkan dengan program promo DIGI dan DigiCash
Era Disrupsi harus mengubah tantangan menjadi peluang, dan mengubah peluang menjadi keberhasilan
Meningkatnya kemampuan BRI dalam mencetak laba tidak terlepas dari pertumbuhan kredit, menjaga beban dana, dan menurunnya biaya provisi.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan menjalani berbagai rangkaian kegiatan.
Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Pentingnya Lawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa