Suara.com – Kritik terhadap penanganan penyakit cacar monyet di Amerika Serikat dilontarkan oleh salah satu media ternama AS, The Boston Globe.
Dalam laporan terbarunya, The Boston Globe memberikan kritik terhadap respons penanganan cacar monyet yang dinilai lambat, yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana kesehatan.
“Yang mengejutkan, pejabat kesehatan masyarakat dan pemimpin politik menanggapi cacar monyet dengan mengulangi hampir setiap kesalahan yang mereka lakukan pada 2020 dengan COVID-19, yaitu akses yang terbatas untuk melakukan tes, manajemen vaksin yang tidak efisien, hambatan administratif untuk mengakses pengobatan, dan komunikasi yang buruk dengan publik,” tulis berita yang terbit pada Senin (15/8) itu, dilansir ANTARA.
Kurangnya urgensi dalam respons pemerintah federal ditambah dengan dampak cacar monyet pada pria gay dan biseksual juga mengingatkan kembali akan pengabaian yang ditunjukkan oleh para pemimpin daerah, negara bagian, dan federal pada masa-masa awal AIDS merebak, urai laporan itu.
Baca Juga: Poxy McPoxface, TRUMP-22, dan Mpox: Kenapa Nama Cacar Monyet Harus Diganti?
“Akibatnya, negara ini mengalami bencana kesehatan masyarakat lain yang dapat, dan seharusnya, dihindari,” kata laporan itu.
Fakta Baru Penyakit Cacar Monyet
Fakta baru cacar monyet diungkap pakar infeksi, bahwa cacar monyet tetap bisa menular meski pasien belum mengeluarkan lesi kulit atau luka cacar monyet.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Penyakit Infeksi, dr. Robert Sinto Sp.PD mengatakan fakta ini terungkap berdasarkan temuan ada 26 persen pasien cacar monyet yang tidak merasa sudah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi.
Sehingga meski belum mengeluarkan lesi kulit atau ruam cacar monyet dan hanya sebatas demam dan sakit kepala, orang tersebut sudah bisa menularkan virus.
Baca Juga: Air Waduk Mead Berkurang karena Musim Panas, Warga Amerika Terancam Krisis Air
“Baru ketika muncul keluhan awal, gejala awal seperti demam, sakit kepala, yang bersangkutan sudah mulai potensial sebagai penular, tidak menunggu lesi kulitnya muncul,” ujar dr. Robert dalam acara diskusi Fakuktas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.
Pasangan artis Nana Mirdad dan Andrew White punya tips khusus agar selalu terlih
Alih-alih vitamin minum atau vitamin oral yang bisa terbuang lewat urine, immune
Padahal juga mengalami pembengkakan di sekitar leher dan kelenjar getah beningny
Muryansyah menempuh jarak Bali Jakarta sejauh 1.293 km dan tiba di Kantor Kemen
Jenuh berolahraga kerap dialami pecinta olahraga, seperti Andrew White.
Anak Hotman Paris mengaku pernah depresi dan sang ayah pun sama hingga ingin bun
Nana Mirdad dan Andrew White memberikan tips membiasakan anak untuk makan buah d
Untuk menghabiskan waktu bersama ini, orang tua dapat melakukan berbagai hal.
Berat badan bayi Ria Ricis yang hanya 2,5 kilogram dibilang kecil, ternyata ini
Ikuti Kami
Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda
© 2022 suara.com – All Rights Reserved.