TEMPO.CO, Jakarta – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, selesai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus meme stupa Candi Borobudur pada Kamis malam, 28 Juli 2022, sekitar pukul 22.35 WIB. Dia diperiksa mulai dari pukul 13.00 WIB. 
Usai diperiksa Roy bungkam dan tidak berkomentar apapun terkait pemeriksaan yang dijalaninya  ataupun kasus yang dihadapinya.
“Mohon maaf ya, Pak Roy perlu istirahat, mohon doanya,” ujar pengacaranya, Pitra Romadoni, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 28 Juli 2022.
Pitra menjelaskan bahwa saat ini pihaknya menghormati penuh keputusan polisi dalam menangani proses hukum kliennya. Dia menjelaskan bahwa pihaknya berharap proses penegakkan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijaksanaan yang dilakukan polisi terhadap kliennya.
“Agar klien kami dapat menjalankan rutinitasnya setiap hari.”
Selain itu, Pitra melanjutkan, kliennya sudah semaksimal mungkin kooperatif dalam menjalankan proses hukum tersebut. DIa menyatakan eks politikus Partai Demokrat itu bahkan memenuhi pemeriksaan meskipun  merasa tidak enak badan dan kurang sehat.
“Hari ini juga tadi saya juga menyarankan kepada beliau untuk cek kesehatan dulu, diperiksa sebelum dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit,” katanya.
Pitra juga meminta Roy Suryo untuk mengonsumsi obat-obatan khusus agar mendukung pemeriksaan hari ini.
“Dan beliau bersedia untuk dimintai keterangan sebagai tersangka di hadapan penyidik,” tutur Pitra.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Endra Zulpan sebelumnya mengatakan Roy Suryo dalam keadaan sehat. Hal itu diketahui setelah mereka melakukan tes kesehatan sebelum memeriksanya. 
“Saudara Roy Suryo telah hadir di Polda Metro Jaya untuk menemui penyidik sebagaimana undangan dari pada penyidik untuk pemeriksaan lanjutan, di mana beliau sebagai tersangka,” ujar dia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis, 28 Juli 2022.
Pemeriksaan lanjutan ini, kata dia, dilakukan karena saat pemeriksaan Jumat pekan lalu Roy mengeluh mengalami gangguan kesehatan. Saat itu, menurut Zulpan, penyidik memberikan kesempatan kepada Roy Suryo untuk berobat  atas pertimbangan kemanusiaan.
Kemudian hari ini, Zulpan melanjutkan, Roy menyatakan sendiri jika kondisinya dalam keadaan sehat sebelum diperiksa.
“Sehingga dilakukan pemeriksaan dan sebelum diperiksa juga tadi kita beri kesempatan untuk makan siang dan melaksanakan ibadah,” tutur Zulpan.
Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan agama setelah mengunggah ulang sebuah meme Stupa Candi Borobudur berwajah Presiden Jokowi. Roy
dilaporkan oleh Ketua Umum Dharmapala Nusantara, Kevin Wu.
Lewat program police goes to school, Polda Metro akan masuk ke sekolah-sekolah untuk mencegah tawuran pelajar.
Relawan menyatakan siap tunduk dan patuh terhadap pilihan Presiden Jokowi dalam Pilpres 2024.
Presiden Jokowi mengumpulkan para relawannya di Istana Bogor pada Jumat kemarin
Top 3 Dunia tentang hasil kunjungan Jokowi ke China, Korea dan Jepang, Lituania tolak mahasiswa Rusia, dan Moskow dukung China
Polda Metro Jaya menyampaikan alasan mantan Menpora Roy Suryo tidak ditahan adalah karena pertimbangan penyidik.
Polda Metro Jaya menyatakan kasus yang dilaporkan oleh Roy Suryo terhadap tiga akun media sosial masih berlanjut.
Lieus meminta kepolisian tidak terus-terusan mengarah kepada Roy Suryo, karena ada tiga akun pembuat meme stupa Candi Borobudur itu.
Lieus Sungkharisma mengatakan umat Buddha tidak mungkin mau menghukum Roy Suryo cuma karena mengunggah meme patung Buddha mirip Jokowi.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan laporan Roy Suryo terhadap tiga akun media sosial dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana.
Sebagai umat Buddha, Lieus Sungkharisma menyatakan telah memafkan Roy Suryo yang mengunggah meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Jokowi.

source