Merdeka.com – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menilai penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M sudah berjalan maksimal. Meskipun persiapan yang dilakukan hanya sekitar dua bulan.
“Dengan dua bulan waktu persiapan, apa yang dilakukan petugas sudah sangat maksimal dalam melayani jemaah haji,” ujar Menag Yaqut di Makkah, Rabu (13/7).
Dalam waktu persiapan yang sangat pendek itu, lanjut Menag, para petugas mampu menyiapkan sejumlah peningkatan layanan. Misalnya, katering yang semula hanya dua kali, tahun ini diberikan tiga kali makan. Hotel di Madinah tetap bisa di kawasan markaziyah dengan kualitas minimal setaraf hotel bintang tiga.
Demikian juga di Makkah, hotel setaraf bintang tiga ditambah layanan bus shalawat yang melayani jemaah dari hotel ke Masjidil Haram, pergi pulang 24 jam.
Menag mengaku hasil yang cukup baik pada penyelenggaraan haji tahun ini tak lantas membuatnya berpuas diri. Dia memberikan catatan untuk perbaikan pelaksanaan haji di tahun depan. Misalnya, perumusan mitigasi setiap potensi persoalan di Arafah dan Mina, secara lebih detail dan operasional.
“Tahun ini tidak ada isu listrik di Arafah, tapi ada peristiwa listrik padam di terowongan Mina. Alhamdulillah, tidak ada korban,” kata Menag.
Selain itu, perlu ada perbaikan pada aspek pembimbing ibadah. Ke depan, pembimbing ibadah harus menguasai ilmu fikih haji secara mumpuni.
“Ini akan kita dorong melalui program sertifikasi pembimbing ibadah haji. Kita juga akan memperbanyak pembimbing ibadah haji perempuan, karena mayoritas jemaah Indonesia adalah perempuan,” lanjutnya.
Terkait tenda di Mina, Menag menjelaskan bahwa penentuan lokasinya ditetapkan oleh Lajnatul Ulya Lil Hajj. Lembaga ini diketuai oleh Menteri Dalam Negeri Arab Saudi. Setelah ditetapkan, lalu dibuatkan peta lokasi, baru diserahkan ke Menteri Haji Arab Saudi untuk dibagikan kepada Syarikah selaku pelaksana masing-masing negara.
Ada enam Syarikah, yaitu: Syarikah Asia Tenggara, Syarikah Asia Selatan, Syarikah Afrika, Syarikah Arab, Syarikah Eropa, dan Syarikah Iran. Indonesia tergabung dalam Syarikah Asia Tenggara.
“Masing-masing Syarikah itulah yang mempersiapkan layanan kepada jemaah haji selama di Mina, termasuk juga saat di Arafah,” jelas Menag.
Menag menambahkan, semua catatan itu sudah dia bahas saat rapat evaluasi bersama delegasi Amirul Hajj beberapa waktu lalu. Turut hadir dalam rapat itu Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah selaku Penanggung Jawab, Hilman Latief, Wakil Penanggung Jawab Nizar, para Pengendali Teknis, Ketua dan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, para Kepala Daerah Kerja dan Kepala Bidang, serta para Wakil Kepala Satuan Operaisional Armuzna.
Rapat evaluasi ini merumuskan sejumlah catatan perbaikan, antara lain:
1. Pemeriksaan kesehatan jemaah untuk mendeteksi jemaah risiko tinggi sebelum berangkat;
2. Optimalisasi fungsi televisi hotel dan sosial media untuk sosialisasi;
3. Pembinaan penyusunan program KBIH;
4. Penyiapan naskah khutbah wukuf di tenda jemaah;
5. Mengefektifkan koordinasi petugas haji Indonesia dengan petugas maktab;
6. Posko haji khusus di hotel terdekat Masjidil Haram dan Nabawi;
7. Desain baju petugas ditambah identitas negara Indonesia berbahasa Arab;
8. Memperbanyak toilet wanita di Arafah dan Mina;
9. Penguatan manasik haji di Tanah Air;
10. Penyiapan kursi roda dan mobil golf untuk evakuasi jemaah sakit di Mina;
11. Peningkatan kualitas Pembimbing Ibadah Haji (TPIHI) dengan penguasaan Fiqih haji yang baik
12. Petugas Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (P3JH) diisi orang dengan pengetahuan medis dan fisik kuat.
Menurut Gus Men, semua catatan evaluasi ini sudah disampaikan kepada Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah. Termasuk kenaikan biaya masyair yang terlalu tinggi.
“Menteri Haji Arab Saudi komitmen untuk merespons masukan kita dan karenanya perlu pembicaraan lebih awal terkait dengan ibadah haji tahun depan,” kata Menag.
Selanjutnya, Kementerian Agama RI dan Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi akan membentuk tim bersama yang akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk perbaikan pelaksanaan haji selanjutnya. [ray]
Baca juga:
Jemaah Haji akan Dipantau Kesehatannya selama 21 Hari sejak Tiba di Indonesia
Jemaah Haji RI Diminta Tak Coba-Coba Bawa Zamzam ke Bagasi, Ternyata Ini Bahayanya
Puluhan Koper Jemaah Haji Indonesia Dibongkar
Enam Kloter Jemaah Haji Pulang pada 15 Juli 2022, Ini Waktu Tibanya di Tanah Air
Seluruh Jemaah Sudah di Makkah, Bus Shalawat Kembali Beroperasi
Advertisement
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
Mengenal Lebih Jauh soal Pencucian Uang dan 3 Modus Sering Dilakukan
Sang Pahlawan Perang yang Berujung Jadi Pelarian Memalukan
Seperti Sri Lanka, 9 Negara Ini Juga Terancam Bangkrut
Insiden Penembakan di Rumdin Kadiv Propam, Ini Aturan Penugasan Polisi Posisi Ajudan
Kasus Covid-19 Jateng Naik, Ganjar: Banyak Masyarakat Tak Minat Vaksinasi Booster
Ahyudin dan Ibnu Khajar Kembali Diperiksa Polisi terkait Dana ACT Hari Ini
Jemaah Haji akan Dipantau Kesehatannya selama 21 Hari sejak Tiba di Indonesia
Jemaah Haji RI Diminta Tak Coba-Coba Bawa Zamzam ke Bagasi, Ternyata Ini Bahayanya
Ahyudin Klam Audit ACT dapat WTP, Tak Mungkin Ada Penyimpangan Dana Donasi
Ibnu Khajar usai Diperiksa Lagi terkait Kasus ACT: Saya Lelah Maraton 4 Hari
Insiden Penembakan di Rumdin Kadiv Propam, Ini Aturan Penugasan Polisi Posisi Ajudan
Terseret Kredit Macet, Kacab Pembantu Bank Jatim Kota Batu Ditahan Kejaksaan
Dapat Ganti Rugi Pembangunan Tol, Warga Satu Kecamatan di Aceh Tamiang Daftar Haji
Bio Farma Produksi Vaksin Covid-19 BUMN 22 Juta pada Desember 2022
Indisipliner, Hakim Pengadilan Agama Nabire Diberhentikan Tak Hormat
DPR Dukung Pemerintah Bentuk Lembaga Pengawas Filantropi
Main Bola di Tengah Hujan, Bocah Tewas Kesetrum Listrik Tiang PJU
Tahanan Remaja LPKA Lampung Tewas Diduga Dianiaya
Soal Kursi Menpan RB, PDIP: Ada Ganjar, Olly dan Hasto
Masih Berduka, Airlangga Sebut Koalisi Belum Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Mengenang Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Sosok Kakek yang Hangat dan Dekat dengan Cucu
Daftar PR Menteri Baru Jokowi
Luhut Bongkar Rahasia, Kisah di Balik Jokowi Sering Merotasinya Sebagai Menteri
Momen Jokowi Lupa Sapa Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto di Sidang Kabinet Paripurna
Daftar PR Menteri Baru Jokowi
Cerita Reshuffle Kabinet Jokowi
Nekat Banget! Tukang Obat Herbal Main Peluk Jokowi, Paspampres Langsung Bergerak
Ratas dengan Jokowi, Gubernur Sumut Bahas Pemindahan Lanud Soewondo
Jokowi Ajak Pelaku UMKM Ajukan Pinjaman KUR: Mumpung Bunganya Masih 3 Persen
Jokowi: Pemerintah Kalau Tidak Urus UMKM, Keliru besar
Kasus Covid-19 Jateng Naik, Ganjar: Banyak Masyarakat Tak Minat Vaksinasi Booster
Bio Farma Produksi Vaksin Covid-19 BUMN 22 Juta pada Desember 2022
Update 13 Juli 2022, Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Tembus 2.000 Lebih
Jokowi Tanya Potensi BBM Naik jika APBN Tak Kuat Subsidi, Ini Jawaban Pedagang Pasar
Menghapus Subsidi BBM yang Tinggal Janji
Ratusan Juta Orang di Timur Tengah Terancam Kelaparan karena Perang Rusia-Ukraina
Putin Keluarkan Dekrit Permudah Prosedur Orang Ukraina Jadi Warga Negara Rusia
Advertisement
Advertisement
Sang Pahlawan Perang yang Berujung Jadi Pelarian Memalukan
Keputusasaan Rakyat Sri Lanka, "Tidak Ada yang Bisa Dimakan di Sini"
Kronologi Pencabulan Gadis SMA yang Dilakukan Mantan Direktur Teknik PDAM Solo