MMC Kobar – Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting. Upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal, dengan disertai kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar, serta mampu berinovasi dan berkompetisi di tingkat global.
Dalam rangka inilah Puskesmas Pangkalan Lada bersama Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lada melaksanakan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II Tahun 2022 di Aula Desa Pangkalan Dewa, Rabu (20/7) pagi.
(Baca Juga : Dirjen Aptika Ajak Masyarakat Basmi Berita Palsu)
Kepala Puskesmas Pangkalan Lada, Sri Budi Utami, mengatakan bahwa kasus balita beresiko stunting di wilayah kerja puskesmas Pangkalan Lada yang meliputi 3 desa di Kecamatan Pangkalan Lada sampai dengan bulan Mei 2022 yaitu sebanyak 17 balita di Desa Pangkalan Tiga, 5 balita di Desa Pangkalan Dewa, dan 14 balita di Desa Lada Mandala Jaya.
“Namun kasus ini berangsur berkurang setelah berbagai lintas sektor melaksanakan intervensi dan validasi data sehingga sampai dengan Juli 2022 balita beresiko stunting semakin berkurang yaitu Desa Pangkalan Tiga 10 balita, Desa Pangkalan Dewa 5 balita dan Desa Lada Mandala Jaya 6 balita,” ungkap Sri Budi Utami.
Sri menambahkan, salah satu penyumbang angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Lada yaitu tingginya mobilitas dan perpindahan warga di wilayah 3 desa ini.
“Misalnya kasus stunting balita pindahan dari jawa dan balita para karyawan perusahaan yang tinggal di desa wilayah Pangkalan Lada,” kata Sri..
Dalam pertemuan ini juga dibahas salah satu penyumbang kasus balita beresiko stunting yaitu Penyakit Tidak Menular (PTM) diabetes melitus dan hipertensi yang akhir-akir ini mengalami peningkatatan yang dialami oleh calon ibu dan ibu yang sedang hamil.
Pemerintah Kecamatan Pangkalan Lada melalui Kasi Pembangunan Kesra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Managemen PT Astra GSIP-AMR yang hadir dalam kegiatan yang telah berkontribusi melaui CSR bidang kesehatan dalam bentuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita, lansia dan berbagai peralatan kesehatan yang secara tidak langsung membantu pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Pangkalan Lada.
Di akhir kegiatan lokakarya mini lintas sektor, disepakati 7 poin yang menjadi target triwulan ke III tahun 2022 dan menjadi fokus intervensi kegiatan semua lini sektor untuk menurunkan angka stunting dan percepatan vaksinasi booster.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kobar, Wakapolsek Pangkalan Lada, Kasi Kesra Kecamatan Pangkalan Lada, Koordinator Balai Penyuluh Pertanian Pangkalan Lada, Koordinator Penyuluh Balai Keluarga Berencana Pangkalan Lada, Kepala Desa Pangkalan Tiga, Kepala Desa Pangkalan Dewa, Kepala Desa Lada Mandala Jaya, Perwakilan PT Astra GSIP-AMR, Bidan Desa Pangkalan Tiga, Ketua Kader Posbindu PTM dan Lansia wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Lada, Ketua Kader Posyandu Balita wilayah kerja Puskesmas Pangkalan Lada dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa Pangkalan Tiga, Desa Pangkalan Dewa dan Desa Lada Mandala Jaya. (kec-p.lada)
Dinas Komunikasi Informatika Satistik dan Persandian

source