Kudus, isknews.com – Peran posyandu sangat penting dalam deteksi dini tumbuh kembang anak. Posyandu dapat menjadi wahana pertama dan utama untuk meningkatkan edukasi pencegahan stunting.
Karena itu, Kepala Puskesmas Ngembal Kulon Kamal Agus Efendi mengajak masyarakat untuk mendatangi posyandu terdekat,
“Fungsi posyandu untuk mengetahui kesehatan anak, utamanya mendeteksi sejak awal, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati juga berlaku di stunting,” jelasnya usai seremoni pemberian bantuan makanan bergizi untuk cegah stunting ke belasan balita di Balai Desa Jepangpakis Kecamatan Jati, Kudus, Kamis (21/7/2022).
Dalam pemberian bantuan tersebut diberikan pula dari pihak Desa Jepangpakis, Puskesmas Ngembal kulon, dan pihak Swasta Bank Jateng melalui dana sosial.
“Kami ucapkan banyak terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya,” ucap Kamal.
Dijelaskan Kamal, Posyandu merupakan pilar utama dan garis pertahanan terdepan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Di posyandu terdapat 5 (lima) meja yaitu : 1) pendaftaran, 2) pengukuran tinggi badan dan berat badan, 3) pencatatan, 4) penyuluhan gizi, dan 5) pelayanan kesehatan.
“Tugas meja ke-2 dan ke-3 ini penting dalam menentukan bagaimana status gizi bayi balita terutama status tinggi badan menurut umur untuk mendeteksi kejadian stunting,” ungkapnya.
Kader posyandu sebagai penggerak posyandu, selain bertugas pada pengelolaan lima meja posyandu, juga mengingatkan masyarakat jadwal posyandu, menghimbau ibu hamil dan orang tua balita agar datang ke posyandu untuk memantau status gizi dan kesehatan.
Jika ditemukan balita yang mengalami masalah gizi termasuk stunting, kader akan melaporkan kepada bidan desa dan merujuk kepada puskesmas agar mendapatkan penanganan.
Kader juga yang menyalurkan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dari desa ataupun puskesmas kepada balita gizi kurang ataupun stunting. Stunting dapat dicegah dengan memenuhi asupan gizi seimbang ibu sejak masa pra konsepsi (pembuahan) hingga masa 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) yaitu bayi usia 2 tahun.
Diketahui, Puskesmas Ngembal kulon juga mempunyai inovasi Pos Ketahanan Gizi Balita (POSHANZIB) dan Gizi Mobile,
“Dengan POSHANZIB, hal itu untuk menekan angka gizi kurang dan stunting pada balita di wil kerja Puskesmas  Ngembal Kulon. Selain itu ada yang namanya Gizi Mobile, jadi kami bisa datang ke rumah-rumah, saat ada perkumpulan ibu-ibu dengan tujuan mengedukasi dan memonitor keadaan ibu,” pungkasnya. (AS/YM)




source