SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun telah mengajukan usulan sebanyak 128 formasi untuk penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022.

“Pengusulan ulang sebanyak 128 formasi. Untuk mekanisme perekrutan itu kementerian teknis yang mengambil peran di situ,” kata Kabid Informasi Pembinaan dan Kesejahteraan BKPSDM Kabupaten Sarolangun, Erri Heri, Minggu (31/7).

Pemerintah daerah, lanjut Erri, hanya bersifat mengajukan usulan formasi. Sedangkan untuk teknis pelaksanaan nanti tergantung kepada kementerian terkait. “Kalau usulan sudah disetujui maka kita akan melangsungkan tes rekrutmen. Petunjuk teknis nanti melalui kementerian masing-masing,” ujarnya.

“Seperti guru yang menjadi petunjuknya nanti ya Kemendikbud, kesehatan juga seperti itu. Kita tetap mengajukan rekrutmen berbasis computers assist tes,” katanya menambahkan.

Dijelaskan Erri, untuk formasi yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sarolangun yakni 60 formasi guru, kesehatan 44 formasi, dan formasi teknis lainnya juga berjumlah 44.

Selain itu untuk informasi resmi pembukaan kini masih menunggu petunjuk Kementerian dan Pemerintah Daerah tengah menyiapkan surat peryataan kesanggupan pelaksanaan.

“Jadi total 128 formasi. Kita menunggu kapan dimulai dan formasi apa saja yang disediakan untuk Kabupaten Sarolangun,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Endang Abdul Naser menambahkan, dalam perekrutan PPPK akan mengutamakan pengambilan rekrutan dari tenaga honorer.

Endang juga mengaku meski telah mengajukan perekrutan, pihaknya kesulitan dalam penganggaran gaji bagi tenaga kontrak tersebut. “Karena anggaran seleksi ada, anggaran untuk gaji bulan depan belum kita masukkan ditahun 2023. Karena itu besar juga hampir 7 miliaran,” jelasnya.

“Kita nunggu per Kabupaten lain, kalau yang lain nganggarkan kita juga. Karena ada Kabupaten yang berat dan ditahun depan kita anggarkan akan tambah berat beban sedangkan DAU turun,” pungkasnya.
Alamat : Jl A Thalib No. 7-8 Pematang Sulur, Telanaipura Jambi, Indonesia
Telp : (0741)5913611, Fax. (0741) 61497
Email: [email protected]

source