KLATEN – Bupati Klaten Sri Mulyani bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten lainnya melaksanakan Salat Idul Adha di halaman Masjid Raya Klaten, Minggu (10/7). Pelaksanaan Salat Idul Adha tersebut dipimpin Imam Masjid Raya Klaten Ahmad Syamsuddin dan ceramah diisi oleh Syamsuddin Asrofi.
Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan jika Salat Idul Adha biasanya digelar di Alun-alun Klaten. Mengingat saat ini wajah kota itu sedang dilakukan penataan sehingga digelar di halaman Masjid Raya Klaten.
“Alhamdulillah Salat Idul Adha berjalan lancar, tenang dan khusyuk. Terlebih lagi langsung dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban ke Takmir Masjid Raya Klaten serta dilakukan penyembelihan,” ucap Mulyani.
Lebih lanjut, Mulyani menjelaskan jika tahun ini Klaten menyerahkan hewan kurban sebanyak 49 ekor. Terdiri dari 13 ekor sapi dan 36 ekor kambing. Diserahkan ke masjid milik pemkab, panti asuhan, relawan hingga masjid yang sebelumnya mengajukan permohonan proposal ke pemkab.
“Kurban di tahun ini semoga bisa diterima oleh Allah SWT. Dagingnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Klaten yang berhak menerimanya,” ucap Mulyani.
Usai berkegiatan di Masjid Raya Klaten langsung ke Masjid Al Aqsha Klaten. Di sana bupati juga menyerahkan dan menyaksikan penyembelihan hewan kurban di masjid milik pemkab tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten, Triyanto menjelaskan pemeriksaan hewan kurban telah dilakukan tiga hari sebelum penyembelihan. Menerjunkan 15 dokter hewan dan 45 paramedik yang disebar di lima wilayah yakni Kota Klaten, Jatinom, Jogonalan, Trucuk dan Karangnongko.
“Pemantauan untuk penyembelihan hewan kurban sejak hari pertama, semuanya aman dan sehat. Belum ada laporan masuk terkait sapi yang menunjukan gejala penyakit mulut dan kuku (PMK). Begitu juga belum ada laporan terkait cacing hati,” jelas Triyanto.
Lebih lanjut, Triyanto menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki DKPP Klaten untuk jumlah sapi yang layak dijadikan hewan kurban terdapat 14.567 ekor. Sedangkan untuk kambing ada 17.687 ekor serta domba 8.671 ekor.
“Tapi kami belum tahu untuk jumlah hewan kurban yang akhirnya disembelih pada Idul Adha di Klaten kali ini. Proses pendataan masih terus dilakukan,” pungkasnya.(ren/dam)
KLATEN – Bupati Klaten Sri Mulyani bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten lainnya melaksanakan Salat Idul Adha di halaman Masjid Raya Klaten, Minggu (10/7). Pelaksanaan Salat Idul Adha tersebut dipimpin Imam Masjid Raya Klaten Ahmad Syamsuddin dan ceramah diisi oleh Syamsuddin Asrofi.
Bupati Klaten Sri Mulyani menjelaskan jika Salat Idul Adha biasanya digelar di Alun-alun Klaten. Mengingat saat ini wajah kota itu sedang dilakukan penataan sehingga digelar di halaman Masjid Raya Klaten.
“Alhamdulillah Salat Idul Adha berjalan lancar, tenang dan khusyuk. Terlebih lagi langsung dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban ke Takmir Masjid Raya Klaten serta dilakukan penyembelihan,” ucap Mulyani.
Lebih lanjut, Mulyani menjelaskan jika tahun ini Klaten menyerahkan hewan kurban sebanyak 49 ekor. Terdiri dari 13 ekor sapi dan 36 ekor kambing. Diserahkan ke masjid milik pemkab, panti asuhan, relawan hingga masjid yang sebelumnya mengajukan permohonan proposal ke pemkab.
“Kurban di tahun ini semoga bisa diterima oleh Allah SWT. Dagingnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Klaten yang berhak menerimanya,” ucap Mulyani.
Usai berkegiatan di Masjid Raya Klaten langsung ke Masjid Al Aqsha Klaten. Di sana bupati juga menyerahkan dan menyaksikan penyembelihan hewan kurban di masjid milik pemkab tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten, Triyanto menjelaskan pemeriksaan hewan kurban telah dilakukan tiga hari sebelum penyembelihan. Menerjunkan 15 dokter hewan dan 45 paramedik yang disebar di lima wilayah yakni Kota Klaten, Jatinom, Jogonalan, Trucuk dan Karangnongko.
“Pemantauan untuk penyembelihan hewan kurban sejak hari pertama, semuanya aman dan sehat. Belum ada laporan masuk terkait sapi yang menunjukan gejala penyakit mulut dan kuku (PMK). Begitu juga belum ada laporan terkait cacing hati,” jelas Triyanto.
Lebih lanjut, Triyanto menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki DKPP Klaten untuk jumlah sapi yang layak dijadikan hewan kurban terdapat 14.567 ekor. Sedangkan untuk kambing ada 17.687 ekor serta domba 8.671 ekor.
“Tapi kami belum tahu untuk jumlah hewan kurban yang akhirnya disembelih pada Idul Adha di Klaten kali ini. Proses pendataan masih terus dilakukan,” pungkasnya.(ren/dam)
Penerbit : PT Surakarta Intermedia Pers
Alamat : Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 37 Surakarta