Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Mantan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buru Selatan (Bursel) dipanggil jadi saksi dalam kasus suap dan gratifikasi Tagop Soulisa, Jumat (22/7/2022).
Mantan Plt Kadis Kesehatan Bursel, Ibrahim Banda menyebut dirinya pernah menerima sejumlah uang dari Tagop Soulisa dalam kepengurusan pengadaan alat kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bursel dengan total anggaran sebesar Rp 1 miliar lebih.
Pernyataannya didukung bukti surat pernyataan yang dibuat oleh saksi termuat beberapa poin penting.
Salah satunya menyebut saksi menerima sejumlah uang atas perintah Tagop Soulisa yang mengusulkan beberapa nama-nama untuk menangani kegiatan pengadaan Alat Kesehatan dimaksud.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan yang Alami Kerusakan Mesin di Perairan Buru
Baca juga: Harry Far Far Dukung Rencana Pembangunan 3 Underpass di Ambon
“Saya pernah diminta oleh pak Tagop, soal pengadaan kegiatan alat kesehatan pada Dinas Kesehatan Buru Selatan dengan total anggaran sekitar Rp 1 miliar lebih,” kata saksi di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Ambon.
Selain itu, lanjutnya, poin-poin yang tertera dalam surat pernyataan itu, sebelumnya belum ditandatangani.
Setelah adanya penggeledahan pada Dinkes Buru Selatan oleh KPK barulah saksi diminta penyidik untuk menandatangani pernyataan tersebut.
Pernyataan saksi itu kemudian dibantah Tagop.
Tagop mengatakan dirinya tidak pernah menyerahkan uang terkait kegiatan pengadaan Alat Kesehatan yang dimaksud.

source