INFO NASIONAL – Komisi X DPR meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) lebih cermat dan berhati-hati dalam menyusun materi buku-buku pelajaran sekolah.
“DPR mengingatkan Kemendikbudristek untuk selektif dalam menentukan penulis buku, apapun jenis bukunya, terutama yang akan menjadi pegangan wajib bagi siswa,” kata Anggota Komisi X DPR, Andreas Hugo Pareira, Jumat, 29 Juli 2022.
Sebelumnya, Kemendikbud Ristek menarik peredaran buku cetak Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) SMP kelas 7 untuk direvisi, lantaran ada kesalahan materi terkait konsep ketuhanan dan Trinitas dalam agama Kristen.
Karena itu, Komisi X DPR yang membidangi urusan pendidikan meminta Kemendikbud Ristek melibatkan pakar dari berbagai latar belakang untuk setiap penyusunan materi pembelajaran. Hal ini, kata Andreas, guna menghindari terjadinya kekeliruan materi di buku pelajaran sekolah.
“Khusus menyangkut agama, sebaiknya melibatkan penulis yang benar-benar mempunyai keahlian dalam agama dan sebaiknya dari agama yang sama dengan bidang keagamaan yang ditulis,” tutur politisi PDI-Perjuangan itu.
Andreas pun mengingatkan, penyusunan buku pelajaran harus melalui proses verifikasi sebelum resmi diedarkan. Ia mengungkap, buku pelajaran tidak boleh asal dibuat karena bisa berdampak fatal. (*)
Kementerian Sosial memberi bantuan seragam sekolah lengkap untuk anak-anak di Pulau Bertam, Pulau Garo dan Pulau Kaso.
Anggaran untuk Kementerian PPPA sebesar Rp 252,6 Miliar. Kurang memadai untuk menyelesaikan berbagai kasus kekerasan pada anak yang kian meningkat.
Minikino Film Week diyakini akan memberikan kontribusi dalam menggeliatkan sektor wisata Bali.
Peran monev sangat penting untuk kondisi saat ini di era VUCA.
Strategi yang diterapkan antara lain identifikasi kesesuaian lahan baru untuk tebu, pemanfaatan lahan HGU yang terlantar, dan revitalisasi pabrik gula.
Al Quran dan sejarah Islam menyebutkan kepemimpinan negara oleh kaum perempuan.
Pepohonan di Stadion Canda Bhirawa sudah sangat rimbun. Daripada menebangnya, Mas Dhito memilih untuk membuat stadion baru.
Sejumlah catatan diuraikan oleh Ahmad Najib tentang berbagai kebutuhan yang harus diantisipasi OJK.
Tjhai Chui Mie berharap rancangan ini dapat dibahas dan disepakati oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan Badan Anggaran DPRD Kota Singkawang.
Penghargaan UHC diserahkan BPJS Kesehatan untuk wilayah yang lebih dari 95 persen penduduknya menjadi peserta JKN.