Merdeka.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam laporannya memperkirakan, populasi dunia akan tembus 8 miliar pada 15 November mendatang. India disebut akan mengejar China sebagai negara paling padat di Bumi pada 2023.
Sekjen PBB, Antonio Guterres mengatakan hal ini menjadi pengingat terkait tanggung jawab bersama untuk merawat planet yang kita tempati ini.
“Dan waktu untuk merefleksikan di mana kita masih gagal memenuhi komitmen kita satu sama lain,” ujarnya, dikutip dari laman France 24, Selasa (12/7).
“Ini adalah kesempatan untuk merayakan keragaman kita, mengenali kemanusiaan kita bersama, dan mengagumi kemajuan kesehatan yang telah memperpanjang rentang hidup dan secara dramatis mengurangi angka kematian ibu dan anak,” lanjutnya.
Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB mengatakan populasi dunia tumbuh pada laju paling lambat sejak 1950.
Seharusnya populasi dunia mencapai 8,5 miliar pada 2030 dan 9,7 miliar pada 2050, tembus sekitar 10,4 miliar orang pada 2080-an sebelum stabil pada level itu hingga 2100.
Laporan tersebut menyebutkan, walaupun ada penurunan bersih tingkat kelahiran di beberapa negara berkembang, lebih dari setengah perkiraan kenaikan populasi dunia dalam beberapa dekade mendatang akan terkonsentrasi di delapan negara. Delapan negara tersebut yaitu Republik Demokratik Kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina dan Tanzania. [pan]
Baca juga:
PBB: Dunia Dihantui Bencana Kelaparan, Hampir 1 Miliar Penduduk Terdampak
Laporan PBB: Krisis Biaya Hidup Membuat 71 Juta Orang Jatuh dalam Kemiskinan Ekstrem
Laporan PBB Sebut Konsumsi Ganja di Dunia Meningkat, Ini Alasannya
Sekjen PBB Peringatkan Dunia Bakal Hadapi Bencana karena Kelangkaan Pangan
Data Fakta Jumlah Pengungsi Akibat Konflik di Seluruh Dunia
Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami
PAN Jelaskan Alasan Zulhas Ajak Warga Pilih Anaknya Sambil Bagikan Minyak Goreng
Mengenal Gas Rawa, Pemanfaatan Energi Alternatif di Banjarnegara
Seluk Beluk Operasi Bypass Jantung, dari Prosedur hingga Metode
200 Ribu Pekerja Dikerahkan Bangun Ibu Kota Baru
Putin Keluarkan Dekrit Permudah Prosedur Orang Ukraina Jadi Warga Negara Rusia
Junta Myanmar Kian Otoriter, Kota-Kota Dipasangi CCTV Pengenal Wajah Buat Awasi Warga
WNI Muslim Jelaskan Bedanya Ibadah Kurban di Jepang dan Indonesia
Perang Lawan Kebakaran Hutan, Portugal Kerahkan 3.000 Pemadam dan 60 Pesawat
Subvarian Baru Omicron Ditemukan di Shanghai
Cerita Miris Betapa Tercengangnya Rakyat Sri Lanka Lihat Isi Rumah Presiden
Pandemi Membuat Pusat Judi Terbesar Dunia Kembali Ditutup
Presiden Volodymyr Zelenskiy Pecat Lima Dubes Ukraina
Soal Kursi Menpan RB, PDIP: Ada Ganjar, Olly dan Hasto
Masih Berduka, Airlangga Sebut Koalisi Belum Bahas Pengganti Tjahjo Kumolo
Mengenang Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo, Sosok Kakek yang Hangat dan Dekat dengan Cucu
Daftar PR Menteri Baru Jokowi
Luhut Bongkar Rahasia, Kisah di Balik Jokowi Sering Merotasinya Sebagai Menteri
Momen Jokowi Lupa Sapa Zulkifli Hasan dan Hadi Tjahjanto di Sidang Kabinet Paripurna
Daftar PR Menteri Baru Jokowi
Cerita Reshuffle Kabinet Jokowi
Mahfud MD: Kalau KPK Gagal, Orang Nyorot ke Presiden Jokowi
Edy Rahmayadi: Konflik Lahan Pertanahan Terbesar di Sumatera Utara
Bertemu Jokowi, Menlu RRT Apresiasi Upaya Damaikan Ukraina-Rusia
Dewas KPK Umumkan Pemberhentian Wakil Ketua Lili Pintauli Siregar
Centaurus, Varian Baru Covid BA.2.75 Ditemukan di India
Ini Lokasi di Jakarta Masuk Zona Merah Covid-19, Terbanyak Jaktim & Jakbar
Subvarian Baru Omicron Ditemukan di Shanghai
Jokowi Tanya Potensi BBM Naik jika APBN Tak Kuat Subsidi, Ini Jawaban Pedagang Pasar
Menghapus Subsidi BBM yang Tinggal Janji
Putin Keluarkan Dekrit Permudah Prosedur Orang Ukraina Jadi Warga Negara Rusia
Presiden Volodymyr Zelenskiy Pecat Lima Dubes Ukraina
Advertisement
Advertisement
Junta Myanmar Kian Otoriter, Kota-Kota Dipasangi CCTV Pengenal Wajah Buat Awasi Warga
Menelisik Ikan Terkuat Hadapi Limbah Keok di Sungai Kali Baru Kramat Jati
Muslim Ukraina Rayakan Iduladha: Kami Berdoa Agar Menang Perang Lawan Rusia

source