Saturday, 5 Zulqaidah 1443 / 04 June 2022
Saturday, 5 Zulqaidah 1443 / 04 June 2022

Sabtu 04 Jun 2022 13:38 WIB
Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agung Sasongko
Wakil Presiden Maruf Amin didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hendak melepas keberangkatan calon jamaah haji kloter pertama asal embarkasi Surabaya di Bandara Juanda, Sidoarjo, Sabtu (4/6).
REPUBLIKA.CO.ID, JOMBANG — Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan dampak negatif dari penggunaan teknologi digital yakni internet secara tidak bijak Wapres mengatakan, perkembangan teknologi informasi juga bisa berdampak negatif terhadap tatanan sosial dan keagamaan.
Ia mencontohkan bagaimana internet bisa mempengaruhi seseorang menjadi radikal. “Ada anak tidak pernah bergaul dengan orang, sendiri saja tapi tiba tiba jadi radikal, ketika diteliti kenapa itu, ternyata melalui komunikasi teknologi informasi melalui internet melalui FB itu,” ujar Wapres saat memberikan Keynote Speaker di seminar Aktualisasi Pemikiran Aswaja Hadratus Syaikh KH M Hasyim Asy’ari di Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Sabtu (4/6/2022).
Karena itu, Wapres mengingatkan masyarakat untuk mengantisipasi bahaya kemajuan tersebut dengan belajar menyebarkan toleransi beragama demi keutuhan bangsa. Menurutnya, pemikiran dari para ulama seperti KH  Hasyim Asy’ari ini sudah disiapkan sejak awal untuk mengantisipasi dampak dari kemajuan tersebut.
“Bahaya bahaya disinformasi, kemudian juga bisa memecah belah menjadi alat meragukan bahkan alat untuk menyesatkan, karena itu maka kita harus melakukan antisipasi. Saya liat Syekh sudah sejak awal mengantisipasi ancaman ancaman itu,” ujarnya.
Terlebih kata Wapres, konsep toleransi beragama di Indonesia menjadi acuan negara negara Islam lainnya. Hal ini diakui oleh utusan Majelis Ulama Almuslimin yaitu anggota Cendekiawan Muslim seluruh dunia yang berpusat di Abu Dhabi dan diketuai oleh Rektor Universitas Al azhar.
“Beliau mengatakan kepada saya, saya datang bukan untuk mengajari orang Indonesia, saya ingin kami belajar tentabg toleransi dari Indonesia. kami ingin menyebarkan cara berpikir yang moderat di Indonesia jadi bagian islam global,” ungkapnya.
Dapatkan Update Berita Republika
Gas Fee Ethereum Sentuh Titik Terendah Selama 10 Bulan Terakhir
Tetap Digemari Investor, Harga Bitcoin Mulai Stabil
Kehadiran Teknologi Metaverse dan Masa Depan Puisi
Pakar Jelaskan Penempatan OEM yang Efektif
Mbiz Dukung Digitalisasi Pembayaran di Bank Daerah
Liga Inggris

Ronaldo mengatakan dirinya merasa senang bisa membela MU.
Jawa Tengah Diy

Pemerintah pusat gelontorkan Rp6,8 T untuk wisata Candi Borobudur
Bandung24jam

Umuh Muchtar pernah kehilangan anak bungsunya pada 1999 silam.
Sosial

Hari ini gubernur berkenan menerima ucapan duka cita atau bela sungkawa atau takziah.
Jabodetabek Nasional

Setiap bus kapasitas maksimal 30 orang dan tidak diperbolehkan ada yang berdiri.
7 PHOTO
6 PHOTO
5 PHOTO
5 PHOTO
3 PHOTO
Sabtu , 04 Jun 2022, 15:23 WIB
Sabtu , 04 Jun 2022, 11:02 WIB
Phone: 021 780 3747
Fax: 021 799 7903
Email:
newsroom@rol.republika.co.id (Redaksi)
sekretariat@republika.co.id (Redaksi)
marketing@republika.co.id (Marketing)
Copyright © 2018 republika.co.id, All right reserved

source