SOLO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta berupaya mempercepat penyaluran vaksinasi dosis ketiga (Booster) pada Juni 2022 ini. Untuk memaksimalkan hal itu, peran kader kesehatan dan posyandu akan dioptimalkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih mengaku capaian vaksinasi booster masih rendah dan belun seperti yang diharapkan. Pekan lalu capaiannya masih bertahan di angka 54,89 persen, oleh sebab itu perlu upaya ekstra untuk meningkatkan capaian ini.
“Vaksinnya kita punya, tenaganya juga siap, tapi memang berjalannya lambat banget. Sekarang ini di puskesmas sudah sepi yang booster, lalu kita lengkapi dengan vaksinasi sore hari di Graha Wisata, sudah tidak ada kurangnya sebetulnya,” hemat dia, Minggu (5/6).
Oleh sebab itu pada Juni ini pihaknya menetapkan sebagai Bulan Vaksinasi Covid-19. Ini dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster di Kota Bengawan mengingat Juli mendatang akan memasuki Bulan Imunisasi Anak Nasional yang pastinya akan membuat sibuk tenaga kesehatan yang ada.
“Juni ini saya menetapkan bulan vaksinasi Covid, semua puskesmas saya minta basisnya Posyandu. Juli besok kita sudah masuk Bulan Imunisasi Anak Nasional makanya Juni iki kita kebut,” terang wanita yang akrab disapa Ning itu.
Terpisah, dalam berbagai pertemuan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengatakan bahwa pandemi Covid-19 mulai terkendali. Meski demikian ia tetap meminta masyarakat tetap patuh dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) saat melakukan aktivitas sehari-hari. Demikian juga dengan urusan vaksinasi, Pemkot Surakarta meminta masyarakat Solo tetap menuntaskan vaksinasi yang disarankan pemerintah guna perlindungan diri.
“Covid-19 mulai terkendali, saat ini makin banyak event digelar guna memulihkan perekonomian yang sempat terhenti. Tapi tetap harus prokes, yang belum divaksin ya harus segera vaksin,” kata Teguh belum lama ini. (ves/dam)
SOLO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta berupaya mempercepat penyaluran vaksinasi dosis ketiga (Booster) pada Juni 2022 ini. Untuk memaksimalkan hal itu, peran kader kesehatan dan posyandu akan dioptimalkan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih mengaku capaian vaksinasi booster masih rendah dan belun seperti yang diharapkan. Pekan lalu capaiannya masih bertahan di angka 54,89 persen, oleh sebab itu perlu upaya ekstra untuk meningkatkan capaian ini.
“Vaksinnya kita punya, tenaganya juga siap, tapi memang berjalannya lambat banget. Sekarang ini di puskesmas sudah sepi yang booster, lalu kita lengkapi dengan vaksinasi sore hari di Graha Wisata, sudah tidak ada kurangnya sebetulnya,” hemat dia, Minggu (5/6).
Oleh sebab itu pada Juni ini pihaknya menetapkan sebagai Bulan Vaksinasi Covid-19. Ini dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan capaian vaksinasi booster di Kota Bengawan mengingat Juli mendatang akan memasuki Bulan Imunisasi Anak Nasional yang pastinya akan membuat sibuk tenaga kesehatan yang ada.
“Juni ini saya menetapkan bulan vaksinasi Covid, semua puskesmas saya minta basisnya Posyandu. Juli besok kita sudah masuk Bulan Imunisasi Anak Nasional makanya Juni iki kita kebut,” terang wanita yang akrab disapa Ning itu.
Terpisah, dalam berbagai pertemuan Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa mengatakan bahwa pandemi Covid-19 mulai terkendali. Meski demikian ia tetap meminta masyarakat tetap patuh dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) saat melakukan aktivitas sehari-hari. Demikian juga dengan urusan vaksinasi, Pemkot Surakarta meminta masyarakat Solo tetap menuntaskan vaksinasi yang disarankan pemerintah guna perlindungan diri.
“Covid-19 mulai terkendali, saat ini makin banyak event digelar guna memulihkan perekonomian yang sempat terhenti. Tapi tetap harus prokes, yang belum divaksin ya harus segera vaksin,” kata Teguh belum lama ini. (ves/dam)
Penerbit : PT Surakarta Intermedia Pers
Alamat : Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 37 Surakarta

source