WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Stunting menjadi perhatian Pemerintah.
Tidak hanya berdampak pada fisik yang pendek, tapi pertumbuhan otaknya juga berkurang ketika anak mengalami stunting.
Sehingga stunting harus dicegah.
Lewat asupan protein terutama dari hewani, stunting dapat dicegah sejak dini.
Protein merupakan zat gizi makro yang dibutuhkan untuk pertumbuhan, penyembuhan, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Baca juga: Ibu Suka Cerita, Abadikan Proses Tumbuh Kembang Anak dengan Ikut Kompetisi
Karenanya, konsumsi protein menjadi salah satu nutrisi penting yang mesti harus ada dalam menu sehari-hari.
Menurut Guru Besar FKM UI, Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, M.P.H, protein hewani dan nabati berfungsi untuk pertumbuhan dan penyembuhan, pembentukan organ tubuh, massa otot.
“Protein hewani sangat signifikan terutama dalam tumbuh kembang anak karena sebagai zat penyusun dan pembangun sel-sel yang menyusun organ tubuh. Sumber utama protein hewani yang baik bisa didapat antara lain dari susu, telur, ikan, dan susu,” ujar pakar yang karib disapa Prof Fika ini, Senin (19/6/2022).
Hal senada diungkapkan oleh dr. Kurniawan Satria Denta M.Sc. SpA, dari RS Mayapada, Jakarta, protein menjadi salah satu makronutrien yang tidak bisa absen dari makanan sehari-hari.
Baca juga: Inilah Mitos-Mitos Tumbuh Kembang Anak yang Perlu Diketahui Orangtua
Protein termasuk dalam 4 komponen penting zat gizi yaitu karbohidrat, protein, lemak, dan ditambah mikronutrien vitamin dan mineral. Jadi protein harus selalu ada di makanan utama.