KABARMADURA.ID | SUMENEP -Pengadaan bantuan alat kesehatan (alkes) untuk seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit (RS) di Sumenep menelan anggaran Rp2,3 miliar.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sumenep Agus Mulyono, alat tersebut sudah didistribusikan pada seluruh puskesmas dan rumah sakit.
“Anggaran pengadaan alat itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN),” katanya, Senin (18/4/2022).
Disebutkan, terdapat 30 puskesmas yang menerima bantuan alat kesehatan tersebut. Di antaranya Puskesmas Ambunten, Arjasa, Batang-Batang, Batuputih, Batuan, Bluto, Dasuk, Dungkek, Ganding, Gapura, Gayam, Giligenteng, dan Guluk-Guluk.
“Alkes juga diberikan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya di Kangeyan, serta RS lainnya,” jelasnya.
Tahun ini, pengadaan alkes fokus untuk mengisi lima unit pelayanan kesehatan, meliputi unit gawat darurat (UGD), poli pelayanan ibu dan anak, ruang operasi, ruang rawat inap, dan laboratorium kesehatan.

“Dari 27 kecamatan ada sebanyak 30 puskesmas. Semua kebutuhan akan terpenuhi. Namun, harus menunggu anggaran tahun 2023. Sebab, pengadaan alkes dianggarkan setiap tahun,” tambah Agus.
Dia juga menjelaskan, peralatan kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun di fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
“Semakin lengkap peralatan di RS ataupun di puskesmas, maka akan semakin banyak membantu masyarakat,” tukasnya.
Sementara anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Sami’oeddin menegaskan, pengadaan alat yang menelan anggaran miliaran tersebut harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku.”Kami harap dana Rp2,3 miliar itu, dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Sebab, jika berkaca pada tahun sebelumnya, banyak laporan yang tidak jelas,” ujarnya.
Pengadaan Alat Fokus pada Lima Unit Pelayanan Kesehatan
1. Unit Gawat Darurat (UGD)
2. Poli Pelayanan Ibu dan Anak
3. Ruang Operasi
4. Ruang Rawat Inap
5. Laboratorium Kesehatan
Reporter: Imam Mahdi
Redaktur: Sule Sulaiman

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.









source