TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kecewa dengan kualitas pembangunan Puskesmas Jeruklegi I Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Bahkan, ia menegaskan tidak akan menerima bangunan yang baru selesai proses pembangunannya tersebut.
Pembangunan Gedung Puskesmas Jeruklegi I berasal dari anggaran bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yakni sebesar Rp 2,3 miliar yang dilaksanakan dalam tiga tahap.
Menindaklanjuti hasil sidak gubernur tersebut, Pemerintah Kabupaten Cilacap bergerak cepat.
Baca juga: Selesai Dibangun, Tembok Puskesmas Jeruklegi Cilacap Retak. Ganjar: Kalau Saya Tidak Mau Terima
Baca juga: Sejumlah Bagian Bangunan Puskesmas Jeruklegi Cilacap Rusak, Ganjar Langsung Cari Kontraktornya!
Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cilacap akan bertanggung jawab secara cepat untuk menindaklanjuti hasil temuan.
Selain dana dari Pemprov Jateng, kata dia, Kabupaten Cilacap juga telah mengeluarkan dana untuk pembangunan Puskesmas Jeruklegi tersebut.
“Dari APBD Kabupaten Cilacap kita juga mengeluarkan Rp 500 juta pada tahap pertama, dan tahun ini Rp 2 miliar,” jelas Awaluddin Muuri dalam keterangan tertulis yang diterima tribunbanyumas.com, Rabu (1/6/2022).
Baca juga: Berbekal Pisau, Kakek di Cilacap Rampok Minimarket. Tertangkap setelah Kasir Teriak Minta Tolong
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, Pramesti Griana Dewi mengatakan, pembangunan Gedung UPTD Puskesmas Jeruklegi I terbagi dalam tiga blok.
Blok 1 merupakan bangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Blok 2 untuk ruang rawat inap dan rawat jalan, serta Blok 3 untuk perkantoran.
“Jadi puskesmas ini baru terselesaikan tahap pertama, tahun ini disambung tahap kedua,” kata Pramesti.

source